Ammar Zoni Desak Hakim Minta CCTV Rutan Salemba Dibuka, Klaim Kasus Direkayasa
Aktor Ammar Zoni bersikeras meminta agar rekaman kamera CCTV di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Permintaan tersebut diajukan sebagai upaya untuk mengungkap fakta sebenarnya terkait kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat dirinya.
Menurut Ammar Zoni, rekaman kamera pengawas tersebut memiliki peran krusial dan dapat menjadi kunci utama untuk membuktikan kebenaran yang selama ini ia perjuangkan. Ia menyebut, tanpa kehadiran CCTV, proses pengungkapan fakta di persidangan menjadi tidak maksimal.
Baca Juga: Ammar Zoni Ngaku Dipaksa Tulis Surat Pernyataan Jual Narkoba di Rutan: Saya Disuruh
“Kita meminta, memohon untuk tetap dihadirkan CCTV ya, karena pada dasarnya kan ini kuncinya. Kunci yang di mana kalau di rutan itu kami juga merasakan dianiaya dan semuanya adalah rekayasa dari pihak oknum,” ujar Ammar Zoni usai sidang di PN Jakarta Pusat, Kamis (22/1).
Ammar Zoni Di Persidangan Tiktok
Ammar juga menegaskan bahwa jika rekaman CCTV tersebut tidak pernah dihadirkan hingga majelis hakim menjatuhkan putusan, hal itu justru akan menimbulkan tanda tanya besar.
Baca Juga: Jadi Obat Rindu, Dokter Kamelia Ciumin Baju Bekas Ammar Zoni yang Dipakai Saat Persidangan
Ia menilai keberadaan rekaman CCTV, khususnya pada awal tahun 2025, sangat penting untuk menguak kronologi kejadian secara objektif dan transparan.
“CCTV itu memang menghadap ke kamar. Makanya, itu semuanya harus terbuka lewat CCTV. Karena bukan cuma omongan doang, tapi ada buktinya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ammar Zoni kembali membantah tudingan bahwa dirinya terlibat dalam peredaran narkoba di dalam Rutan Salemba.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengedarkan narkoba dan meyakini adanya unsur rekayasa dalam perkara hukum yang tengah dihadapinya.
Ammar Zoni Usai Jalani Sidang Lanjutan Tiktok
Selain menyampaikan pembelaan, Ammar Zoni juga menyampaikan apresiasi kepada kuasa hukumnya, Jon Mathias, yang dinilai telah bekerja secara maksimal dan gigih dalam membela dirinya di persidangan.
“Om Jon betul-betul berjuang membantu saya dari sisi hukum. Saya berharap saya menyelesaikan hukuman saya yang sekarang ini. Dan di tahun ini, saya bisa pulang. Amin,” ungkap Ammar dengan penuh harap.
Kasus dugaan peredaran narkoba yang menjerat Ammar Zoni masih terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Permintaan menghadirkan rekaman CCTV Rutan Salemba pun menjadi salah satu poin krusial yang kini dinantikan dalam proses pembuktian di persidangan.