Viral Pedangdut Tasya Rosmala Keluhkan Pembagian Saweran dari Orkes Arabella
Pedangdut asal Jawa Timur, Tasya Rosmala, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah meluapkan kekecewaannya terhadap manajemen Orkes Arabella Musik.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Tasya mengeluhkan pembagian uang saweran yang ia terima saat manggung bersama orkes tersebut. Pembagiannya dinilai sangat tidak adil dan tidak sepadan dengan kerja kerasnya di atas panggung.
Kekecewaan Tasya bermula ketika ia menerima uang saweran sebesar Rp200 ribu. Ia merasa jumlah tersebut tidak mencerminkan total saweran yang seharusnya ia terima berdasarkan kesepakatan awal.
Baca Juga: Aulia DA Alami Kehamilan Ektopik: Awalnya Demam Tinggi, Berakhir Pendarahan Hebat
Dalam unggahannya, Tasya juga menyertakan tangkapan layar percakapan yang memperlihatkan penolakannya terhadap tawaran job dari Orkes Arabella di masa mendatang.
"Aku dijob beberapa x sama orkes ini tp aku gak mau, menolak!!! @arabella_music_official," tulis Tasya membuka curhatannya.
Baca Juga: Posting Foto Terbaru, Wajah Pucat Via Vallen Bikin Khawatir
Ia kemudian menjelaskan kronologi kejadian yang dialaminya. Menurut Tasya, dirinya sama sekali tidak mengetahui jumlah pasti uang saweran yang masuk. Ia bahkan mengusulkan untuk membuka kotak saweran di hadapan kedua belah pihak agar tidak ada kecurigaan.
Tasya Rosmala keluhkan pembagian saweran dari Orkes Arabella. [Instagram]
"ARABELLA MUSIK !!! Hati2 yaa kalau di job orkes ini, buat artis2 jawa timur. Masalah saweran sangat dan amat tidak adil. Hanya dapat 200rb Dari hasil yg aku dapet sangat dan tidak amat tidak sepadan," keluhnya panjang lebar.
Lebih lanjut, Tasya mengaku merasa dipermalukan saat proses pemberian uang saweran tersebut. Ia menyebut ada oknum dari pihak orkes yang memberikannya dengan cara yang tidak profesional, seperti memberi uang saku kepada anak sekolah.
"Akupun udah nanya baik2 'gimana saweran nya' Sambil ketawa2 ngece ambil uang disaku sejumlah 100rb. Kyk ngasih uang saku anak sekolah," ungkapnya dengan nada kesal.
Tasya menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata-mata tentang nominal uang, melainkan soal prinsip dan cara kerja yang transparan. Ia mengaku sebelumnya telah menyepakati sistem bagi hasil saweran dengan pihak tuan rumah sebesar 40:60.
"Bukan soal uang, tp cara kerjanya. Akupun sudah ada perjanjian saweran 40.60 sama pihak tuan rumah. Kalau tuan rumah tidak mengiyakan gak mungkin aku berangkat," tutupnya.
Bantahan dari Pihak Orkes Arabella
Klarifikasi dari Orkes Arabella. [Instagram]
Tak lama setelah unggahan Tasya viral, pihak Orkes Arabella Musik buka suara melalui akun media sosial mereka. Manajemen orkes memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang dilayangkan oleh pedangdut asal Jawa Timur tersebut.
Dalam pernyataannya, pihak Orkes Arabella mengungkapkan bahwa Tasya Rosmala menginginkan perlakuan khusus yang berbeda dari penyanyi lain. Mereka menyebut bahwa sistem pembagian saweran di orkes tersebut dilakukan secara merata kepada seluruh kru yang bekerja.
"FYI: beliau ini tidak mau di bagi seperti penyanyi jatim lain ya gaes, maunya menang sendiri. tidak mau di bagi dengan musisi, tukang sound, tukang shoting videotron. Maunya di ambil semua lahhh kan kita bekerja bareng²," tulis akun @arabella_music_official.
Pihak orkes membeberkan bahwa total uang saweran yang terkumpul pada malam itu adalah Rp1,3 juta. Jumlah tersebut kemudian dibagi rata kepada 21 orang yang terdiri dari para musisi, kru sound, tim shooting, operator videotron, dan penyanyi.
Ririn Mungil Ikut Bersuara
Pernyataan senada juga disampaikan oleh Ririn Mungil, biduan yang juga bernyanyi untuk Orkes Arabella. Ia membela sistem pembagian yang diterapkan oleh pihak manajemen.
"Saweran keseluruhan dapat 1300 dibagi 21 orang di bagi rata dpat 61rb. 21 orang terdiri musisi, sound, shooting, video tron, vocal, dan beliau dikasih 100rb awalnya gamau trs di tambah 100rb lg jadi 200rb. Kalo uang 1300 dibawa semuanya terus yg ngiringi dia myanyi siapa? Dimana2 saweran di bagi rata, penyanyi jatim yg lain biasanya juga begitu semua di bagi rata," tegas Ririn.
Ia juga mempertanyakan pernyataan Tasya yang menyebut orkes "haus uang". Menurutnya, semua honor para kru sudah dibayar dan tidak ada masalah dengan sistem yang selama ini berjalan.