Gosip

Viral Broken Strings, Roby Tremonti Ancam Bongkar Aib 'Buleli'

12 Januari 2026 | 20:30 WIB
Viral Broken Strings, Roby Tremonti Ancam Bongkar Aib 'Buleli'
Roby Tremonti angkat suara usai namanya dikaitakan dengan karakter di buku Broken Strings [Sumber: Instagram]

Aktor Roby Tremonti kembali menjadi pusat perhatian publik di media sosial menyusul viralnya buku memoar berjudul Broken Strings: Kepingan Masa Muda yang Patah. Roby bereaksi keras melalui serangkaian unggahan di Instagram Story miliknya, menanggapi asumsi publik yang mengaitkan dirinya dengan sosok antagonis bernama "Bobby" dalam buku tersebut.

rb-1

Melalui akun Instagram pribadinya, @robsut, Roby meluapkan emosinya dengan menargetkan sosok yang ia sebut dengan nama samaran "Yulianti Wijaya" atau "Buleli Marimas". Ia secara terbuka menantang narasi yang berkembang dan mengklaim bahwa dirinya telah menjadi korban penggiringan opini selama bertahun-tahun.

Roby menegaskan bahwa ia tidak akan tinggal diam menghadapi apa yang disebutnya sebagai serangan karakter. Dalam salah satu unggahannya, ia menyebut bahwa buku yang viral tersebut hanyalah permainan asumsi yang tidak mencantumkan namanya secara eksplisit, namun dampaknya sangat merugikan kehidupan pribadinya.

Baca Juga: Dugaan Identitas Kelly, Jo, hingga Zane di Buku Broken Strings, Ternyata Artis Ternama!

rb-2

"Jujur saya agak terpengaruh ni, dah mau tidur eh muncul ide gila dikit. Terpengaruh tapi gak emosi yah, tapi mau bikin komedi satir," tulis Roby dalam unggahan Instagram Story yang diunggah Senin (12/1/2026).

Lebih lanjut, Roby menawarkan versi cerita tandingan mengenai sosok artis berdarah Jawa-Belgia yang ia sebut "Yulianti Wijaya". Ia mengancam akan membeberkan drama yang menurutnya tidak kunjung selesai jika pihak seberang terus memojokkannya.

Baca Juga: Link Download Broken Strings Sulit Diakses, Aurelie Moeremans Siapkan Buku Fisik

Dalam rentetan unggahan tersebut, Roby juga menyinggung perihal intimidasi dan perundungan (bullying). Ia merasa dirinya telah didiskreditkan selama 16 tahun terakhir. Roby bahkan membandingkan situasinya dengan kasus perundungan viral lainnya, menempatkan dirinya sebagai pihak yang terzalimi oleh narasi publik.

"Saya 16 tahun ini juga bisa dibilang korban pembullyan. Tapi sorry 'Yulianti Wijaya', saya punya mental. Saya dididik di zaman yang masih kalo kaset kusut saya masukin freezer," ungkap Roby.

Unggahan Roby Tremonti [Sumber: Instagram]Unggahan Roby Tremonti [Sumber: Instagram]

Emosi Roby semakin memuncak ketika ia membahas dampak psikologis yang ia rasakan. Ia secara terang-terangan menyatakan niatnya untuk melakukan "serangan psikologis" balik kepada pihak yang ia tuju. Roby menilai bahwa hukuman penjara tidak pantas bagi lawannya, melainkan gangguan mental yang ia harapkan terjadi.

"Karena saya tau ketika tulisan-tulisan ini mampir dikit aja ke kepala anda, saya sudah cukup puas. Kabar baiknya pasal serangan psikologis masih susah dibuktikan," tulis Roby.

Selain serangan verbal, Roby juga mengeluarkan ancaman yang lebih agresif terkait penyebaran buku Broken Strings. Ia memperingatkan bahwa semakin banyak orang yang membaca buku tersebut, semakin besar dampak "bola salju" yang akan menyerang balik sosok "Buleli Marimas".

Roby bahkan menggunakan istilah hukum kuno "Hammurabi" untuk menggambarkan prinsip balas dendam yang ia pegang.

"Mata ganti mata, gigi ganti gigi," tulisnya.

Unggahan Roby Tremonti [Sumber: Instagram]Unggahan Roby Tremonti [Sumber: Instagram]

Kemarahan Roby juga dipicu oleh klaim bahwa ibunya turut terbawa dalam pusaran konflik ini. Ia menyebut bahwa pihak lawannya telah menyenggol ranah privasi keluarganya, yang membuatnya tidak bisa lagi menahan diri untuk diam.

Meski penuh amarah, Roby sempat menyampaikan permintaan maaf kepada netizen dan pengikut "Buleli Marimas" atas kegaduhan yang terjadi. Ia mengaku harus bersikap keras terhadap apa yang ia klaim sebagai perundungan tanpa dasar pengetahuan yang jelas dari para penggemar fanatik.

Sebagai informasi, kehebohan ini bermula dari perilisan buku Broken Strings oleh Aurelie Moeremans pada Januari 2026. Buku tersebut mengisahkan trauma masa lalu Aurelie akibat hubungan toxic dan dugaan child grooming oleh pria dewasa berinisial Bobby saat Aurelie masih berusia 15 tahun.

Publik secara luas menduga sosok Bobby adalah Roby Tremonti, mengingat sejarah hubungan keduanya di masa lalu. Isu ini memicu reaksi keras masyarakat, termasuk seruan boikot terhadap Roby, yang kemudian direspons oleh sang aktor dengan serangkaian klarifikasi dan ancaman balik di media sosial.

Tag Roby Tremonti Aurelie Moeremans Broken Strings Buleli Marimas Kasus Child Grooming