TikToker Aa Juju Cerita Pengalaman Liburan ke Kamboja: Banyak Banget Orang Indonesia
TikToker Aa Juju belakangan ini dikenal sebagai salah satu influencer yang kerap membagikan pengalaman perjalanan unik ke berbagai negara. Konten perjalanannya sering menarik perhatian publik karena ia tidak hanya menampilkan sisi liburan, tetapi juga cerita personal selama berada di luar negeri.
Baru-baru ini, Aa Juju mengungkapkan pengalamannya saat berlibur ke Kamboja, yang ternyata meninggalkan kesan mendalam dan penuh kekhawatiran. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah podcast bersama Gya Sadiqah, yang kemudian viral dan ramai dibicarakan warganet.
Dalam perbincangan tersebut, Aa Juju secara jujur mengaku merasa takut dan was-was selama berada di Kamboja. Menurutnya, citra Kamboja yang kerap dikaitkan dengan isu tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta banyaknya warga Indonesia yang diduga menjadi korban penipuan membuatnya tidak tenang sejak awal keberangkatan.
Baca Juga: Link Leona Kanza Blunder Diincar, Benarkah Sosok di Video Dewasa?
“Pas ke Kamboja tuh gue bener-bener takut banget tau guys, ginjal tuh bener-bener takut hilang. Kan Kamboja terkenalnya ginjal hilang kan" kata Aa Juju,” ujar Aa Juju dalam podcast tersebut.
Aa Juju Saat Podcast Di Bund Lifetainment Youtube
Gya Sadiqah pun sempat mempertanyakan keberanian Aa Juju yang tetap melanjutkan perjalanan ke negara tersebut meski merasa khawatir. Menanggapi hal itu, Aa Juju mengaku tetap menjalaninya, meski sejak tiba di bandara sudah merasakan situasi yang berbeda.
Baca Juga: Yuka Terancam di DO dari Kampus Gegara Isu Selingkuh dengan Jule, Begini Pengakuannya
"Tapi tetep dijalanin?" tanya Gya Sadiqah.
"Tetep dijalanin, kayak masuk bandara aja aku dipersulit gitu, karena banyak orang yang nggak pulang (ke Indonesia), jadi mereka masuk kerja disana lama gitu, orang Indonesia kebanyakan," imbuh Aa Juju.
Aa Juju juga mengungkapkan bahwa selama berada di Kamboja, ia terkejut karena jumlah warga Indonesia di sana sangat banyak. Hal itu semakin membuatnya berpikir tentang kondisi dan nasib para WNI yang berada di negara tersebut.
“Di Kamboja tuh banyak banget orang Indo, bener-bener banyak banget,” tambahnya.
Pengakuan Aa Juju ini pun langsung menuai beragam reaksi dari netizen. Banyak warganet yang mengaku ikut merasa khawatir setelah mendengar ceritanya, bahkan ada yang merasa iba terhadap warga Indonesia yang diduga ingin pulang namun mengalami kesulitan.
“‘Orang Indo banyak banget’ gue jadi kepikiran orang-orang di sana, kasihan banget nggak sih, mau pulang tapi nggak bisa,” tulis seorang netizen.
Komentar lain mempertanyakan keberanian Aa Juju mengunjungi Kamboja, mengingat adanya anggapan bahwa cap imigrasi Kamboja bisa menyulitkan perjalanan ke negara lain.
Tiktoker Aa Juju Youtube
“Gue bingung kok dia berani masuk Kamboja, padahal katanya kalau paspor ada cap Kamboja bisa susah buat keliling negara lain,” tulis netizen lainnya.
Tak sedikit pula warganet yang menilai ekspresi Aa Juju selama berada di Kamboja terlihat tegang dan tidak dibuat-buat.
“Muka Aa Juju nggak bisa bohong, kelihatan tegang banget pas di Kamboja,” komentar warganet.
Hingga kini, pengakuan Aa Juju tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial dan kembali membuka diskusi publik soal keamanan WNI di luar negeri, khususnya di negara-negara yang kerap dikaitkan dengan isu ketenagakerjaan dan perdagangan orang.