Gosip

Terganggu Suara "Tak Tuk Ah Ah Ah" dari King Padel Kemang, Warga Lapor Polisi

25 Februari 2026 | 13:46 WIB
Terganggu Suara "Tak Tuk Ah Ah Ah" dari King Padel Kemang, Warga Lapor Polisi
Warga mengeluhkan kebisingan dari King Padel Kemang. [Tiktok/@mengejarhei]

Seorang warga Kemang, Jakarta Selatan, meluapkan kekesalannya melalui media sosial setelah ketenangannya diganggu oleh kebisingan dari tempat olahraga padel di sebelah rumahnya.

rb-1

Akun TikTok @mengejarhei menjadi sorotan setelah mengunggah video keluhan tentang King Padel Kemang yang berlokasi di Jl. Taman Kemang No.30, Bangka, Kec. Mampang Prapatan, Jaksel.

Dalam video yang diunggahnya, perempuan tersebut tampak geram lantaran suara bising dari lapangan padel terdengar hingga larut malam, bahkan menjelang tengah malam. Ia mengaku sudah mencoba berbagai cara, termasuk melapor ke polsek, namun merasa tidak ada perubahan signifikan.

Baca Juga: Link Video Ibu Kost Viral Halmahera, Diduga Ibu Kost Rudapaksa Anak Kos

rb-2

"Video ini saya tujukan kepada King Padel Kemang. Saya barusan dari Polsek karena King Padel Kemang jam 23.00 itu masih berisik banget. Tak tuk tak tuk, ah ah ah, dan mereka pakai suara gede banget. Cowok-cowok teriak-teriak seperti pakai toa," ujarnya dalam video yang dikutip, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa kebisingan ini terjadi setiap hari, mulai pukul 07.00 pagi hingga tengah malam. Menurutnya, suara teriakan pemain terdengar jelas hingga ke dalam kamar tidurnya, membuatnya sulit beristirahat dan menjalani aktivitas normal di rumah.

Baca Juga: Link Andini Permata Kembali Diburu, Penampilannya Makin Dewasa

"Gua nggak tahu lagi harus ngapain. Gua udah mencoba bikin surat ke RT juga, tapi itu gua belum lanjutin sih. Tolong dong guys, siapapun yang mengerti langkah apa yang harus gue lakukan," imbuhnya.

Warga mengeluhkan kebisingan dari King Padel Kemang. [Tiktok/@mengejarhei]Warga mengeluhkan kebisingan dari King Padel Kemang. [Tiktok/@mengejarhei]

Ia menyoroti pihak pengelola yang dinilainya hanya fokus meraup keuntungan tanpa memikirkan kenyamanan warga sekitar. Menurutnya, upaya peredaman yang sudah dilakukan tidak maksimal.

"Mereka ini mau meraup keuntungan sebesar-besarnya, tapi tidak mau investasi untuk bikin tembok yang proper dan juga peredam yang proper. Jujur mereka udah coba bikin peredam, mereka udah coba bikin tembok, tapi temboknya itu dari seng dan tetap ada lubang udara. Sepengalaman gue, selama masih ada lubang tempat suara itu keluar, ya masih akan bocor," kritiknya.

King Padel Kemang. [Instagram/kingpadel.id]King Padel Kemang. [Instagram/kingpadel.id]

Dalam unggahan berikutnya, akun @mengejarhei memperlihatkan momen saat petugas kepolisian datang ke lokasi. Ia menulis, "23.46 masih berisik. 00.00 otw polsek 00.55 sudah tutup.... tapi beneran berisik banget sumpah. Udah lapor polsek karena semalam ga tahan banget."

Gelombang Protes Warga dan Respons Pemprov DKI

Keluhan warga Kemang ini bukan kasus isolasi. Belakangan, protes serupa bermunculan di berbagai wilayah Jakarta. Warga Haji Nawi, Cilandak, misalnya, juga melaporkan kebisingan dari lapangan padel Fourthwall yang membuat mereka susah tidur, susah bekerja, bahkan stres.

Kasus di Cilandak bahkan telah melalui mediasi sejak November 2025, namun tak mencapai kesepakatan karena pengelola menolak memasang peredam suara dengan alasan lapangan mereka sudah berstandar internasional.

Tekanan warga akhirnya membuahkan hasil. Per 21 Februari 2026, Fourthwall Padel Cilandak resmi tutup sementara selama sebulan untuk memasang lapisan kedap suara (soundproof).

Merespons maraknya keluhan ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengambil tindakan tegas. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menghentikan penerbitan izin pembangunan lapangan padel baru di zona perumahan. Ke depan, lapangan padel hanya diizinkan berdiri di kawasan komersial.

"Sudah diputuskan, perizinan baru untuk pembangunan lapangan padel tidak diperbolehkan di zona perumahan. Semuanya harus di zona komersial untuk yang baru," tegas Pramono usai memimpin rapat terbatas di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Pemprov DKI juga akan menyisir kelengkapan perizinan 397 lapangan padel yang tersebar di Jakarta. Lapangan yang tidak memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) akan dihentikan kegiatannya, dibongkar, dan dicabut izin usahanya.

Bagi lapangan yang sudah memiliki PBG tetapi berada di kawasan perumahan, jam operasionalnya akan dibatasi maksimal hingga pukul 20.00 WIB.

Pengelola juga diwajibkan membuat sistem peredam suara untuk meminimalkan kebisingan akibat pantulan bola maupun teriakan pemain yang selama ini dikeluhkan warga .

King Padel by Homeground sendiri dikenal sebagai salah satu lapangan padel premium di Jakarta. Berdiri sejak Juli 2025, tempat ini memiliki tiga lapangan dan dilengkapi kafe, restoran, serta fasilitas lainnya.

Lokasinya yang strategis di kawasan Kemang dan jam operasional panjang dari pukul 06.00 hingga 24.00 WIB menjadi daya tarik pecinta olahraga ini. Harga sewanya pun tergolong tinggi, mencapai Rp440 ribu hingga Rp500 ribu per jam.

Tag Padel King Padel Kemang viral