Tak Bisa Baca Tapi Lancar Mengaji, Fajar Sadboy Ungkap Rahasia Hafal Ayat Suci
Selebriti internet sekaligus aktor Fajar Sadboy kembali mencuri perhatian publik, bukan karena akting atau kontennya, melainkan karena suara merdunya saat membacakan ayat suci Al-Qur’an.
Pada Ramadan 2025, Fajar tampil sebagai bintang tamu di acara YouTube Deddy Corbuzier, yang dipandu oleh Habib Ja’far, Onad, dan Boris Bokir.
Di kesempatan itu, Fajar membacakan empat ayat pertama dari Surat Al-Qalam. Aksi Fajar pun mendapat pujian, termasuk dari Boris, yang mengaku kagum meski dirinya menganut agama Kristen.
Baca Juga: Klarifikasi Fajar Sadboy Soal Diludahi Indra Frimawan Bikin Amanda Manopo Lega
“Aku sih yang kenal Fajar bercanda-canda, ngasih quote atau apa, takjub dengan momen tadi,” ujar Boris.
Fajar Sadboy menambahkan pandangannya soal kekuatan Al-Qur’an.
Fajar Sadboy Sumber Instagram
Baca Juga: Viral Video Meludahi, Fajar Sadboy Ungkap Indra Frimawan Minta Maaf Langsung
“Jika musik bisa mengubah mood-mu, maka Al-Qur’an bisa mengubah hidupmu,” kata Fajar.
Hafal karena Murotal, Bukan Bisa Membaca
Meski terlihat lancar, Fajar mengakui kenyataannya tidak bisa membaca Al-Qur’an secara formal. Saat menjadi bintang tamu di FYP Trans 7, Fajar tampak membacakan ayat Ar-Rahman 1-5 dengan baik, yang disimak oleh host Irfan Hakim. Namun, saat ditanya soal kabar dirinya tidak bisa membaca Al-Qur’an, Fajar mengaku jujur.
“Iya, (tidak bisa membaca Al-Qur’an),” ungkapnya.
Fajar menjelaskan bahwa ia bisa membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dengan cara menghafal. Ia sering mendengarkan murotal dan menyerap ayat-ayat yang didengarnya.
“Dengar-dengar murotal. Banyak sih dengarnya (versi murotalnya),” ungkap Fajar, sahabat Amanda Manopo, yang juga memiliki hobi sama.
Fajar menceritakan latar belakang kemampuannya mengaji. Ia pernah belajar mengaji hingga Iqra 5 dan bisa membaca huruf hijaiyah saat masih kecil. Namun, pengalaman pingsan selama 13 hari membuat ingatannya terkait bacaan Al-Qur’an hilang.
Fajar Sadboy Instagram
“Bisa (baca huruf hijaiyah) cuma waktu masih kecil. Sebelum pingsan 13 hari itu, aku sering ngaji ke masjid. Baca Al-Qur’an, Iqra. Pas pingsan 13 hari itu tiba-tiba yang ada di kepala hilang semua,” ceritanya.
Sejak itu, Fajar lebih sering mengandalkan hafalan melalui murotal. Ia menyebut bahwa mendengarkan secara fokus membuat ayat cepat masuk ke memorinya.
“Insya Allah kalau umur panjang mau belajar lagi. Kadang aku kalau fokus dengar-dengar (murotal) gitu masuk ke memori kepala, ingatnya cepat,” tuturnya.