Sunan Kalijaga Bongkar Sosok Asli Suami Clara Shinta, Alexander Assad usai Ketahuan VCS-an
Pengacara Sunan Kalijaga akhirnya buka suara mengenai karakter asli suami selebgram Clara Shinta, Muhammad Alexander Assad, di tengah isu miring yang menerpa rumah tangga mereka.
Sebagai sahabat lama, Sunan memberikan kesaksian mengenai kepribadian sang pengusaha yang kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Sunan mengonfirmasi bahwa Alexander merupakan seorang pebisnis yang sudah ia kenal sejak lama.
"Ya tidak etis saya menyampaikan usahanya apa, tapi dia seorang pengusaha yang memang dari dulu saya kenal. Dia orangnya baik," ungkap Sunan di kawasan Senayan, Selasa (31/3/2026).
Baca Juga: Nyesek! Clara Shinta Pergoki Suami VCS dengan Wanita Lain Saat Liburan di Bangkok
Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad. (Instagram)
Menurut pandangan pribadinya, Alexander adalah sosok pria yang sangat loyal, dermawan, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. Sunan menegaskan bahwa pengusaha tersebut bukanlah orang yang pelit atau perhitungan dalam menjalin hubungan pertemanan.
"Tapi kebetulan suaminya Clara ini, buat saya pribadi, adalah orang yang baik, nggak pelit, dan bertanggung jawab," tuturnya menambahkan.
Baca Juga: Bukan Senjata Api! Sunan Kalijaga Ungkap Fakta Foto Viral Sniper di Rumah Clara Shinta
Mengenai desas-desus kurangnya nafkah dalam rumah tangga pasangan tersebut, Sunan memilih untuk menjaga jarak karena menganggap hal itu sebagai ranah privasi. Ia menekankan bahwa dirinya tidak bisa memberikan komentar terlalu jauh karena tidak tinggal satu atap dengan pasangan tersebut.
Sunan Kalijaga.
Kendati demikian, Sunan tetap menjamin bahwa karakter Alexander yang ia kenal selama ini jauh dari kesan kikir yang dirumorkan belakangan ini. "Tapi yang saya tahu, teman saya itu orangnya royal, tidak ada yang namanya pelit," tegasnya meyakinkan publik.
Saat ini, Clara Shinta dan sang suami dikabarkan masih berada di Bangkok, Thailand, guna menenangkan diri di tengah terpaan isu kehadiran pihak ketiga. Pasangan ini direncanakan akan menetap di Negeri Gajah Putih tersebut selama kurang lebih sepuluh hari mendatang.
Sunan berharap perjalanan luar negeri ini dapat menjadi momentum bagi keduanya untuk melakukan introspeksi dan menemukan jalan keluar terbaik. "Mudah-mudahan segala sesuatunya sudah bisa baik, sehingga saat kembali pun mereka dalam keadaan tenang dan sama-sama baik," harapnya.
Menutup pernyataannya, Sunan melayangkan imbauan keras kepada warganet dan pihak-pihak yang mengaku sebagai sahabat untuk tidak memperkeruh suasana. Ia menyayangkan jika ada oknum yang sengaja memprovokasi agar pasangan tersebut segera mengakhiri ikatan pernikahan mereka.
Baginya, tugas seorang sahabat sejati adalah menenangkan situasi dan mendoakan yang terbaik bagi kelangsungan rumah tangga orang lain. Sunan mengingatkan agar publik berhenti berpihak secara sepihak tanpa memahami duduk perkara privasi yang sebenarnya terjadi.