Gosip

Sudah Akui KDRT, Ayah Nizam Syafei Malah Serang Balik dan Kuliti Masa Lalu Mantan Istri

25 Februari 2026 | 16:51 WIB
Sudah Akui KDRT, Ayah Nizam Syafei Malah Serang Balik dan Kuliti Masa Lalu Mantan Istri
Anwar Satibi, ayah Nizam Syafei di podcast Denny Sumargo 2

Kematian Nizam Syafei (NS), remaja 12 tahun asal Sukabumi, tak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga memicu perseteruan terbuka antara kedua orang tuanya. Di tengah suasana berkabung, polemik justru mencuat ke ruang publik, seiring masing-masing pihak menyampaikan versinya terkait masa lalu dan pola pengasuhan Nizam.

rb-1

Sebelumnya, perhatian publik sempat tertuju pada isu keluarga, termasuk keberadaan ibu tiri. Namun belakangan, sorotan bergeser pada konflik antara ayah kandung Nizam, Anwar Satibi, dan ibu kandungnya, Lisna. Keduanya kini kerap hadir di sejumlah acara untuk membicarakan tragedi yang menimpa putra mereka.

Melalui kuasa hukumnya, Mira Widyawati, Lisna membeberkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang disebut terjadi saat ia masih menikah dengan Anwar. Menurut Mira, kliennya pernah menerima perlakuan kasar, baik secara verbal maupun fisik.

Baca Juga: Ingat Ci Mehong? Kini Gugat Cerai Suami Usai 15 Tahun Menikah, Ngaku Tak Tahan Diporoti

rb-2

Mira menirukan salah satu ucapan yang disebut pernah dilontarkan oleh mantan suami Lisna, “Ya sudah, kamu mati saja sekalian sama anak kamu dalam kandungan, mati saja.”

Anwar Satibi Ayah NizamAnwar Satibi Ayah Nizam

Selain itu, Lisna juga disebut pernah mengalami kekerasan fisik. Salah satu peristiwa yang diungkap adalah pemotongan rambut secara paksa menggunakan golok.

Baca Juga: Bakal Dinikahi Virgoun 26 Februari 2026, Status Asli Lindi Fitriyana Terbongkar, Ternyata Janda?

Peristiwa tersebut diklaim menjadi salah satu alasan Lisna akhirnya tak sanggup mempertahankan rumah tangga dan memilih menggugat cerai.

Menanggapi berbagai tudingan, Anwar Satibi memberikan klarifikasi melalui unggahan di akun Facebook bernama Ahli Gigi Pajampangan. Dalam pernyataannya, ia membantah sejumlah tuduhan dan meminta publik tidak serta-merta percaya pada narasi yang beredar.

“Mereka tidak paham kalau ibunya anak saya itu mantan istri. Jangan melihat keluguan dia dan wajah polos dia. Kalau dia wanita baik-baik nggak mungkin saya cerai,” tulisnya.

Anwar tidak sepenuhnya menampik adanya tindakan KDRT di masa lalu. Namun, ia mengklaim memiliki alasan atas perbuatannya. Menurutnya, insiden tersebut terjadi belasan tahun lalu saat ia terbawa emosi karena uang yang hendak digunakannya dipinjamkan oleh Lisna kepada saudaranya tanpa izin.

“Kejadian KDRT yang saya lakukan belasan tahun silam itu karena dia meminjamkan uang saya ke kakaknya tanpa izin. Padahal saya mau gunakan. Dia jawab uang itu nggak ada dipinjamkan. Jadi saya murka waktu itu,” ungkapnya.

Terkait pemotongan rambut menggunakan golok, Anwar menyatakan tindakan itu dilakukan agar dirinya tidak sampai memukul atau melukai tubuh mantan istrinya.

“Kenapa rambutnya yang saya potong? Karena biar dia nggak merasakan sakit, tidak memukuli badan,” jelasnya.

Anwar juga membantah tudingan bahwa dirinya menghalangi komunikasi antara Lisna dan Nizam. Ia justru menyebut bahwa mantan istrinya tidak aktif mengurus anak mereka.

“Dia sebetulnya tidak pernah mengurus anak saya. Anak saya pernah juga diurus sama ibu dia, dan itu pun saya yang membiayai kebutuhan anak saya,” terangnya.

Lisnawati Ibu Nizam Raka Lisnawati Ibu Nizam Raka

Ia menambahkan, ketika Lisna hendak menikah lagi, Nizam diantarkan kembali kepadanya oleh pihak keluarga Lisna. Menurut Anwar, sebagai ayah kandung, ia tidak mungkin menolak untuk menerima anaknya.

Di tengah memanasnya polemik, Anwar berharap ada pertemuan langsung antara dirinya, Lisna, dan keluarga besar untuk membicarakan persoalan ini secara terbuka. Bahkan ia mengusulkan agar pertemuan tersebut disiarkan secara langsung agar publik dapat menyaksikan dan menilai secara objektif.

“Mudah-mudahan saya dipertemukan sama ibu kandung anak saya dan keluarganya dan siaran langsung biar publik melihat,” harapnya.

Tag Nizam Lisna KDRT rumah tangga