Sudah Ada Cucu, Ramadan 1447 Hijriah Umi Pipik Makin Spesial
Ramadan tahun ini terasa berbeda bagi Umi Pipik. Untuk pertama kalinya, ia menyambut bulan suci dengan kehadiran cucu dari putrinya, Adiba Khanza, dan sang menantu, Egy Maulana Vikri.
Dengan hadirnya cucu pertama, Ramadan kali ini menjadi momen yang semakin istimewa bagi Umi Pipik. "Makin spesial, makin ramai," kata Umi Pipik di kawasan Senayan, Jakarta Pusat belum lama ini.
Meski suasana keluarga semakin ramai, Umi Pipik mengaku persiapannya tak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ia menekankan pentingnya kesiapan hati dalam menyambut Ramadan.
Baca Juga: Umi Pipik Bikin Resepsi Dadakan Buat Adiba Khanza, Egy Maulana: Ada Aja Kerjaan Mertua
Umi Pipik (Instagram)
"Alhamdulillah, persiapannya ya mungkin sama kayak yang lain-lain ya, nyiapin mentallah. Ya kan? Biar gimana nyambut Ramadan tuh kan harus bahagia. Seorang muslim kalau enggak bahagia nyambut Ramadan harus ditanyakan hatinya,"
Baginya, kebahagiaan menjadi kunci utama menjalani ibadah puasa dengan maksimal. Ramadan disebutnya sebagai momen istimewa yang tidak boleh dilewatkan tanpa rasa syukur dan suka cita.
Baca Juga: Gelar Gender Reveal, Egy Maulana dan Adiba Khanza Umumkan Jenis Kelamin Anak
Tahun ini, kehadiran cucu pertama membawa warna baru dalam keluarganya. Suasana rumah pun terasa lebih hangat dan hidup dibanding Ramadan sebelumnya.
Umi Pipik (Instagram)
Sebagai pendakwah, jadwal ceramah Umi Pipik tetap padat selama bulan suci. Namun ia memastikan tetap mengatur waktu agar bisa pulang lebih awal menjelang berbuka.
"Kerjaan tetap ada, tapi mungkin pagi ya. Kalau sore harus balik ke rumah, biasa buka sama anak-anak. Apalagi sekarang ada cucu, jadi harus (pulang)," ujarnya sambil tersenyum.
Tradisi berbuka puasa bersama keluarga menjadi hal yang tak pernah ia tinggalkan. Menurutnya, momen Ramadan sore hari harus dihabiskan di rumah untuk memasak dan berkumpul dengan anak-anak.
"Sama anak-anak. Itu dari tahun ke tahun harus buka sama anak-anak. Soalnya kan pasti kepikiran ya, 'Aduh nanti anak saya makannya apa? Siapa yang masakin? Entar bukanya...'. Aduh udah pokoknya Ramadan sore tuh udah harus di rumah, masak buat anak-anak," cerita Umi Pipik.