Sepi Pengunjung, Begini Penampakan Warung Sateman Milik Rully Anggi Akbar Suami Boiyen
Kondisi operasional bisnis kuliner Sateman Indonesia milik Rully Anggi Akbar, suami dari komedian Boiyen, kini menjadi sorotan publik. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Februari 2026, tempat usaha yang terletak di area strategis tersebut terpantau mengalami penurunan aktivitas pelanggan yang drastis.
Suasana di dalam warung makan tersebut terlihat sangat lengang dibandingkan dengan periode awal pembukaannya. Hampir seluruh meja dan kursi yang tersedia di area makan kosong tanpa adanya aktivitas pengunjung yang datang untuk menyantap hidangan secara langsung.
Kondisi sepi ini terlihat merata di seluruh sudut ruangan. Tidak nampak adanya antrean pelanggan maupun kesibukan staf pelayan yang melayani pesanan di meja makan sebagaimana layaknya sebuah tempat usaha kuliner pada jam operasional.
Baca Juga: Biodata dan Agama Rully Anggi Akbar, Suami Boiyen yang Diduga Tipu Investor Ratusan Juta
Selain unit usaha sate, di lokasi yang sama juga terdapat area untuk unit bisnis minuman bernama Kopiman. Namun, unit usaha kopi yang terafiliasi dengan Rully Anggi Akbar tersebut terpantau sudah tidak aktif lagi dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pelayanan.
Pada area dinding warung, masih terlihat deretan foto yang memajang wajah Boiyen bersama beberapa rekan artis lainnya. Dokumentasi tersebut memperlihatkan momen-momen saat warung masih dalam kondisi ramai dan sering dikunjungi untuk acara bernyanyi bersama.
Baca Juga: Biodata dan Agama Rully Anggi Akbar, Suami Boiyen yang Diduga Tipu Investor Ratusan Juta
Kenyataan di lapangan saat ini sangat berbeda dengan apa yang tergambar dalam dokumentasi foto tersebut. Kursi-kursi yang dahulu penuh dengan pelanggan, kini hanya berjajar rapi tanpa ada satu pun orang yang menempati.
Kondisi Terkini Sateman Indonesia Milik Rully Anggi Akbar [Sumber: Tiktok]
Seorang karyawan bernama Karim memberikan keterangan mengenai situasi terkini operasional warung. Ia menjelaskan bahwa dirinya baru bergabung menjadi staf di Sateman Indonesia selama kurang lebih satu bulan terakhir.
Menurut keterangan karyawan, tingkat kunjungan pelanggan di warung sate ini memang sangat rendah pada hari-hari biasa. Penjualan tidak menunjukkan angka yang signifikan sejak ia mulai bekerja pada bulan Desember 2025 lalu.
Kunjungan pelanggan dilaporkan hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu, khususnya pada malam Minggu. Namun, meski pada akhir pekan, jumlah pengunjung yang datang diklaim tidak sampai memenuhi seluruh kapasitas ruangan yang tersedia.
Kondisi Terkini Bisnis Rully Anggi Suami Boiyen [Sumber: Tiktok]
Berdasarkan estimasi staf, jumlah pelanggan pada saat waktu tersibuk di malam Minggu hanya berkisar antara 10 hingga 20 orang. Angka ini dinilai cukup minim mengingat luas area dan kapasitas meja yang disediakan oleh pihak pengelola.
Pada waktu siang hari, warung tersebut nyaris tidak memiliki aktivitas transaksi sama sekali. Staf di lokasi tetap berjaga, namun interaksi dengan pembeli baik yang datang langsung maupun pesanan lewat aplikasi terpantau sangat jarang terjadi.
Mengenai unit bisnis kopi yang berada di dalam area yang sama, staf menyatakan bahwa menu tersebut sudah tidak tersedia. Sejak awal staf tersebut bekerja, operasional Kopiman diketahui memang sudah berhenti atau tidak dijalankan lagi.
Kondisi Terkini Bisnis Rully Anggi Suami Boiyen [Sumber: Tiktok]
Belum diketahui secara pasti apakah penurunan jumlah pengunjung ini berkaitan dengan isu hukum yang diduga menyeret nama Rully Anggi Akbar. Rully belakangan dikabarkan tersandung kasus yang melibatkan seorang investor dengan inisial RF.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen Sateman Indonesia mengenai kelanjutan operasional bisnis tersebut. Pihak pengelola masih mempertahankan operasional warung meskipun dengan volume pelanggan yang sangat minim.
Sebagai latar belakang, Sateman Indonesia merupakan bisnis kuliner yang dikelola oleh Rully Anggi Akbar setelah dirinya dikenal publik pasca menikah dengan Boiyen. Rully sendiri sebelumnya memiliki latar belakang sebagai seorang tenaga pendidik di sebuah sekolah tinggi.