Rizky Billar Dimaki-maki Kasar, Pengirim Diduga Istri ASN Bakal Dipolisikan!
Aktor sinetron sekaligus YouTuber Rizky Billar mengalami tindakan tidak menyenangkan di media sosial. Ia menerima pesan bernada makian dengan kata-kata kasar dari seorang warganet di salah satu unggahannya. Kejadian tersebut membuat suami Lesti Kejora itu marah besar dan berniat mengambil langkah hukum.
Pengacara Rizky Billar, Sadrakh Seskoadi, mengungkapkan bahwa kliennya menyikapi peristiwa ini dengan sangat serius. Pasalnya, pengirim pesan tidak pantas tersebut diduga merupakan istri dari seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Udah pasti Rizky Billar sangat kecewa dengan adanya hal ini,” ujar Sadrakh saat dihubungi wartawan, Senin (22/12/2025).
Baca Juga: Rizky Billar Kagum, Adzam Anak Sule dan Nathalie Holscher Diajak Rekaman Lagu Bareng Levian
Sadrakh menambahkan, jika pelaku adalah masyarakat biasa, pihaknya mungkin tidak akan memberikan perhatian besar. Namun karena pelakunya diduga istri ASN, maka kasus ini mendapat sorotan khusus.
Rizky Billar. (Instagram)
“Kalau dia masyarakat biasa kita nggak terlalu banyak komentar. Cuma karena ini istri dari aparatur negara, jadi mengundang perhatian khusus dari masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Bikin Tepok Jidat! Lesti Kejora Akui Ngidam Pengin Buka Restoran di Kehamilan Ketiga
Istri ASN Dinilai Tidak Patut Berperilaku Semena-Mena di Medsos
Sadrakh turut menyoroti pentingnya kehati-hatian ASN maupun keluarganya dalam bermedia sosial. Menurutnya, ada aturan dan batasan yang harus dipatuhi.
“Kenapa kok bisa istri dari ASN menulis pesan seperti itu? Sangat tidak patut,” tegas Sadrakh.
Rizky Billar Bersiap Buat Laporan Polisi
Menyikapi makian tersebut, Rizky Billar berencana melanjutkan kasus ini ke jalur hukum. Tujuannya untuk memberi efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang.
Rizky Billar Laporkan Istri Asn Ke Polisi Instagram
“Kami bersiap untuk membuat laporan polisi. Saat ini kami masih menunggu respons dari yang bersangkutan,” kata Sadrakh.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat status pelaku yang diduga memiliki hubungan dengan aparatur negara dan pentingnya etika bermedia sosial, baik bagi ASN maupun keluarganya.