Resor Sumba Terbakar, Reza Arap Dimaki Sombong Saat Evakuasi Diri
Rencana liburan awal tahun yang seharusnya tenang dan menyegarkan bagi Reza Arap justru berubah menjadi pengalaman traumatis. Musisi sekaligus juri ajang pencarian bakat Indonesian Idol ini terjebak dalam insiden kebakaran yang melanda resor tempatnya menginap di kawasan Sumba.
Peristiwa yang terjadi pada Senin, 5 Januari 2026 ini mengubah drastis suasana santai menjadi kepanikan massal. Berdasarkan informasi yang beredar luas di media sosial, insiden tersebut tidak hanya melibatkan kerusakan properti, tetapi juga memicu kekacauan di antara para tamu yang menginap.
Dokumentasi visual yang dibagikan melalui berbagai platform memperlihatkan situasi di lokasi kejadian yang cukup mencekam. Salah satu bangunan di area resor terlihat dilahap si jago merah, menciptakan pemandangan yang mengkhawatirkan bagi siapa saja yang melihatnya.
Baca Juga: Fantastis! Segini Pendapatan Reza Arap dalam Sebulan dari YouTube di 2014
Asap tebal tampak membubung tinggi ke udara, menyelimuti area sekitar resor dan membatasi jarak pandang. Kobaran api yang membesar memaksa pihak pengelola dan para tamu untuk segera mengambil tindakan cepat demi keselamatan nyawa.
Kepanikan tidak dapat dihindari ketika para tamu resor terlihat berlarian menjauhi titik api. Situasi chaos mewarnai proses penyelamatan diri, di mana banyak pengunjung berusaha mengamankan barang-barang berharga mereka sambil mencari jalur evakuasi yang aman.
Baca Juga: Ibu Lula Lahfah Justru Senang Anaknya Dekat Reza Arap, Kok Bisa?
Di tengah simpang siur informasi mengenai keselamatan para figur publik yang berada di sana, Reza Arap segera memberikan konfirmasi terkait kondisinya. Melalui akun media sosial X (sebelumnya Twitter), personel Weird Genius ini memastikan bahwa dirinya selamat dari musibah tersebut.
"Resort tempatku menginap di Sumba sedang terbakar, tapi semuanya baik-baik saja kok," tulis Reza Arap dalam unggahannya.
Meskipun secara fisik ia dalam keadaan aman, Reza mengungkapkan adanya insiden lain yang menguji kesabarannya di tengah situasi darurat tersebut. Emosinya tersulut bukan karena kebakaran itu sendiri, melainkan akibat interaksi sosial yang dinilai tidak etis oleh salah satu sesama tamu resor.
Unggahan Reza Arap Detik Detik Kebakaran [Sumber: X]
Konflik bermula saat proses evakuasi sedang berlangsung secara intens. Reza menggambarkan situasi di mana dirinya dan tamu-tamu lain sedang berjuang melewati lorong resor, menyeret koper dan barang bawaan seadanya untuk segera keluar dari zona bahaya.
Dalam momen krusial yang menuntut kecepatan dan fokus pada keselamatan tersebut, seorang tamu perempuan tiba-tiba menghampiri Reza. Alih-alih fokus menyelamatkan diri, tamu tersebut justru meminta kesempatan untuk berfoto bersama sang YouTuber.
Permintaan yang diajukan pada waktu dan tempat yang sangat tidak tepat ini tentu saja mengejutkan Reza. Prioritas utama saat itu adalah keselamatan nyawa, sehingga ia merasa perlu untuk menolak permintaan tersebut demi kelancaran proses evakuasi.
Reza mengaku memberikan penolakan secara verbal dengan kalimat yang tegas namun tetap menjelaskan konteks situasi.
"Gua tolak dengan ngomong ‘lagi begini, kak'," jelas Reza.
Namun, respons yang diterima Reza justru di luar dugaan. Penolakannya yang didasari alasan keselamatan darurat itu tidak diterima dengan baik oleh sang penggemar. Tamu tersebut justru melontarkan kalimat sinis yang menyerang karakter Reza.
"Dia bales ‘yaelah sombong banget’," tulis Reza Arap.
Reza Arap [Sumber: Instagram]
Sikap tersebut memicu kekesalan mendalam bagi Reza. Ia merasa bahwa tamu tersebut tidak memiliki empati dan gagal memahami urgensi situasi bencana yang sedang terjadi di hadapan mereka.
"Otak lu sakit mba. Top," pungkas Reza.
Unggahan Reza Arap mengenai perilaku tak lazim fans di tengah bencana ini segera memancing reaksi keras dari warganet. Mayoritas pengguna media sosial, khususnya dari kalangan Millennial dan Gen Z, mengecam tindakan tamu yang dianggap nir-empati tersebut.
"Lagi keadaan kayak gitu masih aja nyari kesempatan sih tuh orang mas," tulis salah satu netizen.
"Kok sempet-sempetnya anj*r," timpal yang lain.
"Inget ya, di Jakarta sempet ada bom aja tapi masih ada tukang nasi goreng. Emang orang Indo ini hidupnya terlalu santai," sambung netizen lain.