Relawan yang Ngaku Diminta Rp2 Juta oleh Kodim saat Antar Logistik ke Korban Banjir Minta Maaf
Video viral relawan bernama Asyraf Sugana Nst pemilik akun Instagram @https.gandol yang mengaku dimintai Rp2 juta oleh kodim viral di media sosial. Relawan tersebut mengaku dimintai uang saat ingin meminjam mobil kavaleri untuk mengantarkan bantuan ke Brandan, Sumatera Utara (Sumut).
Menurut pengakuannya, ia juga sempat ditawari biaya lebih murah, yakni Rp1 juta oleh anggota DPR RI. Namun, harga tersebut tidak dapat dinegosiasi hingga membuat relawan tersebut kecewa.
Kecewa lantaran dimintai sejumlah uang, relawan tersebut mengungkapkan uneg-unegnya di media sosial pribadinya.
Baca Juga: Viral Video Relawan Dimintai Rp2 Juta oleh Kodim saat Antar Logistik untuk Korban Banjir di Sumut
"Ok aku mau kasih informasi ya, kemarin itu kami mau minta bantuan sama kodim, mau minta mobil Kavaleri buat antar logistik ke Brandan, nah, orang kodim itu minta 2 juta, kita nego nego sama TNI bro. Akhirnya jumpa sama chanel lain, DPR, nah DPR itu minta sejuta, kita nego lagi, tapi nggak dapat. Akhirnya apa yang dibilang sama mereka? Kalian cari aja yang gratis, nggak ada yang gratis di dunia ini. Negara kita support rakyat kok, kayaknya kacau ya?" ungkap Instagram @https.gandol, pada Senin, (1/12/2025) lalu.
Namun, video tersebut telah di take-down dari medsosnya. Relawan itu juga sempat membagikan postingan perihal kemungkinan dirinya hilang usai postingan viral tersebut.
Baca Juga: Zita Anjani Anak Zulhas Ngepel Lumpur di Rumah Korban Banjir Tuai Cibiran
"Aku tau negara ini udah ga beres. Provinsi, kabupaten, bahkan sampai tingkat camat. Seandainya aku hilang. Aku minta tolong sebarkan. Iyaa, negara ini dikendalikan mafia, uang. Peraturan gampang diubah. Percayalah aku cuman rakyat biasa yg mau bersuara. LAWAN KETIDAKADILAN. Kita rakyat bersatu. Aku minta kita semua bersatu. Tolong. Jabatan tertinggi di bumi Pertiwi ini RAKYAT," ungkapnya.
Relawan Ngaku Dimintai Rp2 Juta Tulis Pesan Pilu Cc Instagram
Usai mengungkap seluruh keluh kesahnya, di hari ketiga relawan tersebut mengungkapkan klarifikasi dan permintaanmaafnya.
"Guys aku mau klarifikasi tentang video aku sebelumnya, yang menyinggung salah satu instansi di negara kita, Tentara Nasional Indonesia. Aku mau minta maaf secara pribadi, kemarin mungkin aku menyinggung karena terbawa emosi, kepanikan yang terjadi pada tanggal 1, hari Senin aku mengunggah video itu," ungkap relawan tersebut pada Rabu, (3/12/2025).
Ia lantas mengungkap kinerja anggota TNI yang berjasa bagi rakyat Indonesia.
"Sebenarnya TNI kita itu benar-benar merakyat dan tentara bersama rakyat. Begitu banyak tentara mengorbankan nyawa untuk kita semua. Jadi, aku tidak ada diintimidasi sama mereka, aku pure salah bicara, terbawa emosi, dan kepanikan, jadi mohon maaf kepada semua kawan-kawan," pungkasnya.
Klarifikasi Relawan Yang Ngaku Dimintai Rp2 Juta Oleh Kodim Saat Minta Bantuan Antar Logistik Ke Korban Banjir Di Sumut Cc Instagram
Klarifikasi dan permintaan maaf itu pun seketika disorot oleh banyak netizen. Tidak sedikit netizen yang mempertanyakan perihal permintaan maaf sang relawan.
"Bang sehat selalu abang kami, ijin kodim mana bang? Biar kami tanya siapa yang bertemu abang dan kami siap live untuk meminta penjelasan. Bisa dm saja bang. Bukti kirim ke kami," balas infokomando.official.
"apa nih, kebungkam," balas rzf.rn.