Gosip

Plot Twist! Netizen Balik Arah Dukung Sahara Pasca Bukti CCTV dan Yasin Terkuak

30 Desember 2025 | 11:50 WIB
Plot Twist! Netizen Balik Arah Dukung Sahara Pasca Bukti CCTV dan Yasin Terkuak
Cuplikan Podcast Denny Sumargo bersama Sahara dan Suami [Sumber: Youtube]

Drama perseteruan tetangga di Perumahan Joyo Grand, Malang, antara Nurul Sahara dan Imam Muslimin (Yai Mim) memasuki babak baru yang mengejutkan publik. Setelah sempat terpojok oleh opini publik beberapa bulan lalu, Sahara kini mendapatkan gelombang simpati baru pasca penampilannya di kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, yang diunggah pada Senin (29/12/2025).

rb-1

Dalam video berdurasi satu jam tersebut, terjadi perubahan narasi yang signifikan atau "plot twist" terkait pandangan netizen terhadap kasus ini. Hal ini dipicu oleh kehadiran Mas Kamal, seorang perwakilan netizen yang secara terbuka mengaku sebagai mantan hater berat Sahara. Kamal hadir khusus untuk meminta maaf dan menyatakan perubahan dukungannya kepada pihak Sahara dan suaminya, Sofyan.

Kamal menjelaskan bahwa titik balik perubahan sikapnya bermula saat ia menyaksikan sebuah video siaran langsung (live) dari Yai Mim. Dalam video tersebut, mantan dosen UIN Malang itu terekam sedang membaca Surat Yasin, namun diduga memplesetkan salah satu ayat suci. Lafaz yang seharusnya berbunyi "Azizir Rahim" diganti menjadi "Azizir Tewel".

Baca Juga: Farhat Abbas soal Penyebab Alvin Lim Meninggal: Kaget Lihat Podcast Densu

rb-2

Istilah "Tewel" yang berarti nangka muda dalam bahasa Jawa, menurut Kamal dan pihak Sahara, ditujukan sebagai ejekan fisik (body shaming) terhadap Sahara. Tindakan mengubah ayat Al-Qur'an demi kepentingan mengejek tetangga inilah yang memicu kemarahan Kamal dan kelompok netizen yang tergabung dalam "Aliansi Literasi Akademisi Muslim".

"Saya tanya ke tiga orang yang mengerti agama, mereka terkejut. Masak habis Bismillah terus diganti kata-kata tewel? Itu yang membuat saya dan teman-teman netizen lain berbalik arah," ujar Kamal dalam podcast tersebut.

Baca Juga: Viral! Anak Gerebek Ayah ASN Selingkuh dengan Rekan Kerja Saat Istri Stroke

Lebih lanjut, Kamal menyebutkan bahwa pihaknya telah berkonsultasi dengan berbagai pihak terkait dugaan penistaan agama ini. Bahkan, disebutkan dalam diskusi tersebut bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan tindakan merubah lafaz Al-Qur'an tersebut sebagai haram mutlak.

Yai Mim dan Sahara [Sumber: Instagram]Yai Mim dan Sahara [Sumber: Instagram]

Selain isu agama, podcast tersebut juga mengklarifikasi tuduhan miring yang selama ini menyudutkan Sahara, yakni isu penyebaran aib foto tak senonoh di HP Yai Mim. Sofyan dan Sahara menegaskan bahwa mereka tidak pernah menyebarkan foto tersebut. Justru, Yai Mim sendiri yang meminta tolong kepada Sahara untuk menghapus wallpaper HP-nya yang tidak sengaja terpasang foto istrinya dalam kondisi tidak berbusana.

"Beliau lari-lari pagi minta tolong, 'Mbak Sahara tolong hilangkan gambar di wallpaper WA saya'. Saya benerin cuma lima menit, tidak ada HP rusak atau disebarkan," jelas Sahara mengklarifikasi fitnah yang beredar sebelumnya.

Fakta lain yang membuat publik tercengang adalah eskalasi teror fisik yang dialami keluarga Sahara. Dalam video tersebut, ditampilkan bukti CCTV yang memperlihatkan pelemparan bungkusan berisi kotoran manusia ke pekarangan rumah Sahara. Tidak hanya itu, atap rumah mereka juga mengalami kebocoran parah akibat dilempari batako dari arah rumah sebelah.

Sofyan, suami Sahara, menceritakan bahwa gangguan tersebut sudah sangat mengganggu psikis keluarga, terutama anak mereka yang masih kecil. Akibat rentetan teror yang tak kunjung henti, pasangan pengusaha rental mobil ini akhirnya memutuskan untuk "kalah" dan pindah rumah demi keselamatan mental keluarga.

"Kami sepakat pindah karena kondisi mental istri dan psikis anak sudah tidak memungkinkan. Anak saya tidurnya tidak normal, sering melihat kegaduhan. Saya memilih hijrah dari tempat itu," ungkap Sofyan.

Yai Mim Dan Shofwan [Sumber: Instagram]Yai Mim Dan Shofwan [Sumber: Instagram]

Tekanan batin yang dialami Sahara ternyata sangat dalam. Di hadapan Denny Sumargo, Sahara mengaku sempat berniat mengakhiri hidupnya di Jembatan Begawan pada September 2025. Ia merasa tidak kuat menahan hujatan publik dan fitnah keji yang menuduhnya sebagai wanita penghibur (LC) serta tuduhan selingkuh dengan karyawannya sendiri.

Zaki, kuasa hukum Sahara yang juga hadir, menambahkan bahwa dirinya sempat menjadi saksi mata atas agresivitas Yai Mim. Zaki menceritakan insiden di mana dirinya hampir dipukul saat mencoba memediasi keributan antara warga dan Yai Mim. Hal ini memperkuat kesaksian bahwa Yai Mim sering terpancing emosi secara fisik.

Denny Sumargo sebagai tuan rumah podcast menyatakan bahwa dirinya berusaha bersikap netral dan objektif. Namun, ia mengakui bahwa bukti-bukti visual yang dibawa pihak Sahara, mulai dari rekaman CCTV penebangan pohon, pelemparan kotoran, hingga video "Tewel", memberikan konteks yang sangat berbeda dari apa yang selama ini beredar di media sosial.

Di akhir video, Sahara dan Sofyan menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada Yai Mim jika selama bertetangga ada kesalahan perilaku. Meski telah pindah rumah dan bisnis mereka hancur akibat framing negatif, mereka berharap kasus ini menjadi pelajaran tentang pentingnya mengelola emosi dan etika bertetangga.

Sebagai latar belakang, konflik ini bermula pada pertengahan 2025 yang dipicu sengketa lahan parkir di Perumahan Joyo Grand. Kasus melebar menjadi saling lapor polisi terkait dugaan persekusi dan pelecehan, yang menyebabkan Yai Mim dinonaktifkan dari jabatannya sebagai dosen. Kini, dengan terungkapnya fakta-fakta baru, bola panas opini publik kembali bergulir menyoroti perilaku Yai Mim.

Tag Curhat Bang Denny Sumargo Plesetan Yasin Tewel Sahara Pindah Rumah Imam Muslimin Yai Mim Viral Malang 2025