Gosip

Plot Twist! Ayah Nizam Syafei Cuek Dengar Anaknya Kritis, Malah Suruh Ikhlas Jika Meninggal

25 Februari 2026 | 14:04 WIB
Plot Twist! Ayah Nizam Syafei Cuek Dengar Anaknya Kritis, Malah Suruh Ikhlas Jika Meninggal
Lisnawati ibu kandung Nizam Syafei laporkan Anwar Satibi ke polisi. [TIkTok/tvone]

Kasus kematian tragis Nizam Syafei (12), pelajar asal Surade, Sukabumi, memasuki babak baru. Ibu kandung korban, Lisnawati, resmi melaporkan mantan suaminya sekaligus ayah kandung Nizam, Anwar Satibi, ke Polres Sukabumi atas dugaan pembiaran dan penelantaran anak.

rb-1

Laporan ini dipicu temuan bukti percakapan yang menunjukkan respons tidak wajar Anwar saat mengetahui putranya dalam kondisi kritis sebelum meninggal pada Februari 2026.

Kuasa hukum Lisnawati, Krisna Murti, mengungkapkan fakta mengejutkan dari percakapan digital yang menjadi bukti awal laporan tersebut. Dua hari sebelum Nizam mengembuskan napas terakhir, pihak keluarga sempat meminta Anwar segera membawa anaknya ke rumah sakit. Namun respons yang diterima jauh dari harapan.

Baca Juga: Jejak Kelam KDRT Ibu Tiri Nizam Syafei: Sempat Dilaporkan Lalu Damai, Kini Berujung Maut

rb-2

"Ketika diminta dibawa ke rumah sakit, jawabnya belum ada waktu, masih sibuk. Kalaupun meninggal, ikhlasin lah," ujar Krisna Murti menirukan isi percakapan tersebut.

Yang lebih mengejutkan, dalam pesan tertanggal 17 Februari 2026, Anwar disebut sudah membicarakan lokasi pemakaman Nizam, seolah telah mengetahui dan mengantisipasi skenario terburuk. Tim kuasa hukum menilai sikap ini menunjukkan adanya unsur pembiaran terhadap kondisi darurat kesehatan anak.

Baca Juga: Link CCTV Nizam Syafei Bocah Sukabumi Viral di TikTok, Ini Fakta Rekaman Aslinya yang Diburu

Laporan Resmi ke Polres Sukabumi

Lisnawati ibu kandung Nizam Syafei laporkan Anwar Satibi ke polisi. [TIkTok/tvone]Lisnawati ibu kandung Nizam Syafei laporkan Anwar Satibi ke polisi. [TIkTok/tvone]

Atas dasar bukti percakapan dan rangkaian peristiwa menjelang kematian Nizam, pihak keluarga resmi melaporkan Anwar ke Polres Sukabumi dengan nomor register STPLB/106/II/2026/SPKT.

Laporan tersebut menjerat Anwar dengan dugaan pelanggaran Pasal 76B juncto Pasal 77B Undang-Undang Perlindungan Anak terkait pembiaran dan penelantaran anak.

Krisna Murti mendesak aparat kepolisian mengusut dugaan penelantaran ini secara profesional dan transparan.

"Kami meminta kepolisian segera memproses kasus ini. Ada bukti percakapan yang menunjukkan ketidakwajaran respons seorang ayah saat anaknya dalam kondisi kritis," tegasnya.

Kondisi Nizam Sebelum Meninggal

Almarhum Nizam Syafei dan ayahnya Anwar Satibi. [Instagram]Almarhum Nizam Syafei dan ayahnya Anwar Satibi. [Instagram]

Kecurigaan keluarga kian menguat setelah melihat kondisi fisik Nizam saat meninggal. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka lebam, bekas luka bakar, hingga kulit melepuh di beberapa bagian. Temuan ini mempertebal dugaan bahwa korban mengalami kekerasan sebelum meninggal dunia.

Nizam diketahui sehari-hari tinggal di pondok pesantren dan baru pulang ke rumah untuk persiapan menyambut bulan puasa. Saat kondisinya menurun drastis, istri Anwar sempat menghubunginya agar segera pulang. Setibanya di rumah, Nizam langsung dilarikan ke RSUD Jampangkulon, namun nyawanya sudah tidak tertolong.

Kontras dengan Pengakuan Anwar

Sikap Anwar yang meminta keluarga mengikhlaskan jika Nizam meninggal ini kontras dengan pengakuannya di podcast Denny Sumargo. Dalam wawancara tersebut, Anwar mengaku sangat terpukul dan menangis semalaman usai kepergian putranya.

"Saya serba salah karena saya tahu otopsi itu seperti apa. Saya tahu di sisi lain ini ada kejanggalan yang harus dibuka. Di sisi lain kasihan. Tapi saya memilih untuk melakukan otopsi," ujar Anwar saat itu.

Publik kini semakin menyoroti tidak hanya dugaan kekerasan oleh ibu tiri, tetapi juga peran ayah kandung yang diduga melakukan pembiaran sebelum kematian Nizam. Kasus ini pun semakin kompleks dengan dua laporan berbeda, yakni dugaan penganiayaan oleh ibu tiri dan dugaan penelantaran oleh ayah kandung.

Polres Sukabumi masih terus melakukan penyidikan dengan pendekatan scientific crime investigation dan menunggu hasil laboratorium forensik dari Pusdokkes Polri untuk menentukan penyebab pasti kematian Nizam.

Tag Nizam Syafei Anwar Satibi Lisnawati