Pensiun dari YouTube, Bobon Santoso Pilih Pulang ke Bali dan Rintis Bisnis Sabung Ayam
Bobon Santoso akhirnya mengungkap rencananya setelah memutuskan pamit dari dunia YouTube, platform yang selama ini melambungkan namanya.
Pria yang dikenal lewat konten masak-masak dengan porsi raksasa itu menyebut keputusannya sudah dipikirkan matang.
Ia pun mengaku siap meninggalkan popularitas yang selama ini melekat pada dirinya sebagai konten kreator dan YouTuber.
Bobon Santoso juga berencana kembali ke tanah kelahirannya, Bali, dan memulai kehidupan baru sebagai warga biasa. Salah satu rencana yang ia ungkap adalah merintis bisnis tajen atau sabung ayam.
Baca Juga: Spektakuler! Bobon Santoso Raih Guinness World Record di Festival Imlek Jakarta
"Saya akan kembali ke Bali, sebagai rakyat biasa. Dan buka bisnis tajen (Sabung Ayam)," kata Bobon Santoso melalui akun Instagram pribadinya @bobonsantoso, dikutip Sabtu (7/2/2026).
Sebelumnya Bobon Santoso membuat heboh publik usai menyatakan akan menjual kanal YouTube miliknya yang kini memiliki sekitar 17,7 juta subscriber.
Baca Juga: Mualaf, Bobon Santoso Masih Berdoa Secara Kristen
Akun dengan basis penggemar yang sangat besar itu ditawarkan dengan harga fantastis, mencapai Rp20 miliar.
"Tahun ini gw memutuskan untuk pensiun di platfrom Youtube. Akun hampir 18 juta pelanggan mau gw jual Rp 20 miliar. Semoga laku segera ya. Kalo belum laku gw tar pertimbangkan lagi gimana.. Makasih," tulis Bobon.
Hingga kini, Bobon belum memberikan penjelasan detail mengenai alasan di balik keputusannya meninggalkan dunia YouTube.
Namun, keputusan tersebut langsung menuai beragam reaksi dari warganet yang selama ini setia mengikuti perjalanan kariernya.
Bobon Santoso berniat menjual akun YouTube-nya senilai Rp20 miliar. [Instagram]
Sebagai informasi, Bobon Santoso lahir di Denpasar, Bali, dan mulai berkarier di YouTube sejak 2019.
Namanya melejit berkat konten masak ekstrem dan unik, hingga dikenal luas melalui aksi sosial memasak dalam porsi besar untuk dibagikan kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Ia juga sempat menetap beberapa tahun di Bali sebelum akhirnya memutuskan pindah dan tinggal di Jakarta.