Pengajian Ultah Vidi Aldiano Penuh Haru, Ayah Donasikan Pakaian Almarhum Lewat Vidiest
Keluarga mendiang Vidi Aldiano menggelar pengajian khidmat untuk merayakan hari kelahiran sang penyanyi yang jatuh pada Minggu, 29 Maret 2026. Acara doa bersama tersebut dipusatkan di Masjid Nurul Hidayah, Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (28/3/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar 50 penggemar hadir secara langsung, sementara lebih dari 900 orang lainnya mengikuti prosesi melalui sambungan virtual Zoom. Suasana doa yang dipimpin oleh Ustaz M. Lutfi Saleh tersebut berlangsung penuh haru sekaligus memancarkan kehangatan.
Ayah almarhum, Harry Kiss, mengungkapkan rasa bangganya terhadap kesetiaan komunitas penggemar "Vidiest" yang tidak pernah luntur meski sang idola telah tiada. Ia terharu melihat besarnya antusiasme pendukung yang datang dari berbagai penjuru daerah, seperti Bandung dan Surabaya.
Baca Juga: Ayah Ungkap Vidi Aldiano Sempat Siap Berangkat Haji Tahun Ini, Visa Sudah Terbit
"Ya, sampai hari ini mereka tetap solid, tetap eksis. Ini ada Vidiest dari berbagai daerah ya. Ada Vidiest Bandung, ada Vidiest Surabaya, ada Vidiest mana-mana gitu," ujar Harry Kiss saat ditemui di lokasi pengajian.
Selain memanjatkan doa, momen ini juga dimanfaatkan keluarga untuk menyampaikan niat mulia mendonasikan barang-barang pribadi milik almarhum. Pihak keluarga berencana menyerahkan koleksi pakaian peninggalan Vidi agar dikelola dan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
Baca Juga: Mengenang Vidi Aldiano di Hari Ulang Tahun, Keluarga dan Penggemar Gelar Pengajian
"Jadi habis ini tuh kalau enggak salah, Vidiest akan membuat baju-baju Vidi ya. Ini mau didonasikan ke mana-mana gitu," jelas Harry merinci rencana aksi sosial dari komunitas tersebut.
Harry berharap agar eksistensi Vidiest terus terjaga sebagai wadah silaturahmi yang positif di masa depan. Baginya, semangat komunitas ini adalah bentuk cinta abadi para penggemar terhadap karya-karya dan kepribadian sang putra.
Ia juga menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk mengambil alih tongkat estafet kepengurusan komunitas agar tetap aktif bergerak. Harry ingin Vidiest bisa bertransformasi menjadi organisasi swadaya yang mandiri dan terus menebar kebaikan bagi sesama.
Harry Kiss di makam Vidi Aldiano. (FTNews/Selvianus Kopong Basar)
"Saya kira harus yang masih muda-muda ini yang nanti akan melanjutkan supaya Vidiest tetap semangat dan eksis. Intinya kami ini akan membuat suatu komunitas, tujuannya supaya Vidiest tetap eksis," tutur Harry memberikan arahan.
Rangkaian peringatan hari lahir ini akan dilanjutkan dengan agenda ziarah ke makam Vidi Aldiano untuk memberikan penghormatan terakhir. Setelah itu, keluarga dijadwalkan menyambangi yayasan sosial yang selama ini dikelola secara khusus oleh komunitas penggemar tersebut.