Pemain Timnas Diduga Lakukan Kekerasan pada Kekasih, Ini Kronologi Lengkapnya
Jagat media sosial digemparkan oleh dugaan tindak kekerasan yang dilakukan salah seorang pemain Timnas Indonesia.
Diketahui, pemain Timnas tersebut hingga kini masih aktif membela klub Liga 1 dalam Super League.
Tudingan tersebut muncul, usai seorang perempuan yang mengaku sebagai kekasihnya, telah menjadi korban tindak kekerasan oleh pemain Timnas tersebut.
Baca Juga: Kronologi Perselingkuhan Aditya Triantoro Pendiri Nussa Rara hingga Pecat Istri dari Perusahaan
Si perempuan kemudian membagikan kronologi lengkap dirinya mendapat penganiayaan dari sang kekasih di akun media sosialnya.
Kabar tersebut pertama kali beredar melalui akun @myamoureeeee di platform Threads, yang kemudian diunggah ulang oleh akun @MafiaWasit di platform X, Rabu (11/2/2026).
Baca Juga: Kena Lemparan Flare Saat Lawan Inter Milan, Telinga Kiper Cremonese Emil Audero Tak Bisa Dengar
Kronologi Lengkap Terjadinya Tindak Kekerasan oleh Pemain Timnas pada Kekasihnya
Dalam pengakuannya, perempuan itu menyebut telah menjalin hubungan dengan sang bintang lapangan hijau yang namanya dikenal luas, selama kurang lebih lima bulan.
“Aku kemarin pacaran 5 bulan sama dia. Dia bisa dibilang terkenal, pemain timnas juga pemain Liga 1 Indonesia. Awalnya aku cuma pengen hubungan normal, tenang, tanpa drama. Tapi ternyata nggak semudah itu,” tulisnya dalam unggahan yang beredar.
Kekasih Pemain Timnas Speak Up Jadi Korban Kekerasan [Threads]Ia mengungkapkan, permasalahan mereka diawali oleh persoalan pribadi, yaitu dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh sang pesepakbola.
Dugaan itulah yang kemudian memicu pertengkaran hebat di antara keduanya, yang memunculkan keinginan untuk mengakhiri hubungan.
“Kita sempat berantem karena mau putus. Sebenernya penyebabnya hal yang buat aku sakit banget dia selingkuh sama mantannya lagi. Wajar dong kalau setelah itu aku jadi posesif? Aku cuma takut disakitin lagi,” terang sang perempuan .
Perempuan tersebut kembali menuturkan, jika dugaan tindak kekerasan itu terjadi pada 6 Februari 2026.
Ketika itu, sang bintang sepak bola dijadwalkan akan menjalani pertandingan di Yogyakarta. Sedangkan sang perempuan mengaku ikut kekasihnya tersebut, karena tidak memiliki tempat tinggal sementara selain bersama sang pemain Timnas.
Menurut pengakuannya, pertengkaran yang awalnya hanya sebatas adu mulut atau cekcok, tiba-tiba berubah menjadi tindakan fisik.
Sang perempuan menyebut dirinya dibanting dan dicekik beberapa kali, hingga kesulitan bernapas.
“Sampai akhirnya kita adu mulut. Awalnya cuma debat biasa, tapi tiba-tiba dia emosi. Dia banting aku. Aku kaget, takut, dan jujur nggak nyangka itu bisa terjadi sama aku,” tulisnya.
Ia menambahkan, kekasihnya itu mencekiknya lebih dari satu kali.
“Setelah itu dia cekik aku dua atau tiga kali. Aku nggak bisa gerak, badannya nahan aku. Waktu cekikan pertama aku sampai muntah. Dia sempat kasih air putih, tapi habis itu kejadian lagi. Yang kedua aku cuma bisa bilang sakit, karena makin aku gerak makin ditekan,” ungkapnya.
Di malam yang sama, usai pertengkaran hebat itu, sang perempuan bercerita bahwa dirinya mendatangi rumah sakit di Yogyakarta untuk menjalani visum.
Namun, surat visum resmi belum dapat diterbitkan, karena laporan polisi belum dibuat di wilayah hukum tempat kejadian berlangsung.
Sementara itu, keluarga sang perempuan disebut telah berupaya menghubungi pihak keluarga sang pemain Timnas untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.
Namun hingga pengakuan tersebut dipublikasikan, belum ada respons yang diterima oleh keluarga sang perempuan.
“Di momen itu aku ngerasa kecil banget. Takut. Bingung. Sedih. Orang yang harusnya jagain aku malah jadi orang yang bikin aku trauma,” tulisnya.
Sang perempuan mengatakan dirinya masih sempat berharap, jika persoalan tersebut bisa diselesaikan tanpa keributan seperti sebelumnya.
Pemain Timnas Dan Liga 1 Diduga Lakukan Kekerasan Ke Kekasih [Threads]Tapi dugaan bahwa sang pesepakbola masih menjalin komunikasi yang intens dengan mantan kekasihnya, membuat situasi semakin buruk.
“Awalnya aku masih mau jalur baik-baik. Aku pikir semuanya bisa selesai tanpa ribut. Tapi ternyata dia masih berhubungan sama mantannya. Rasanya kayak luka lama dibuka lagi,” tandasnya.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi apapun dari sang pemain Timnas maupun klub sepak bolanya, terkait tudingan tindak kekerasan tersebut. Identitas sang pesepakbola juga belum diungkap secara terbuka.