Part 2: Istri Sah Sebut Pelakor Tendriyani Awaludin dan Suaminya Punya Anak, Buku Nikahnya Palsu
Prosesi wisuda yang digelar oleh Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari, Sulawesi Tenggara tiba-tiba berubah menjadi panggung drama konflik rumah tangga.
Seorang istri sah yang berinisial RSK mendatangi seorang wisudawati bernama Tendriyani Awaludin, atau berinisial TA.
Kedatangan RSK ini bukan untuk memberi ucapan selamat atas kelulusan TA di bidang Magister Management, melainkan untuk melabraknya.
Baca Juga: Istri Sah Ucapkan Selamat Atas Kelahiran Bayi Suami dengan Selingkuhan Lewat Baliho
RSK melabrak TA dalam prosesi wisuda itu di hadapan ratusan tamu undangan yang kaget dan bingung dengan pertengkaran mereka.
RSK menuding TA sebagai selingkuhan suaminya, HRY.
Baca Juga: Insanul Fahmi Tak Mau Ceraikan Inara Rusli, Sampai Sujud di Kakinya
Selama prosesi wisuda yang digelar di ballroom Hotel Clario itu, RSK terus mengikuti TA ke mana pun wanita itu pergi sambil melontarkan sindiran pedas.
Puncak dari perseteruan itu adalah ketika RSK tiba-tiba menarik tangan TA, kemudian menjambak rambutnya yang tersanggul rapi serta ditutupi topi wisuda.
Tendriyani Awaludin 3 MinAksi RSK itu sontak membuat para tamu terhenyak dan dengan cepat mengalihkan perhatian pada dua perempuan itu, bukan lagi pada para wisudawan dan wisudawati.
Sebelum mulai melabrak, RSK ternyata terlebih dulu mengirim karangan bunga untuk TA yang berukuran besar dan ditempatkan di bagian depan hotel, sehingga siapa pun yang datang ke hotel itu bisa mengetahui isi tulisan papan karangan bunga itu.
"Pelakor yang sudah bertahun-tahun tidur sama suami orang sampai punya anak yang tidak punya status sah di mata hukum dan agama. Tidak perlu dihina karena sudah terhina," demikian isi dari papan karangan bunga yang dikirim oleh RSK untuk TA.
Karena momen ini langsung viral dan menjadi perbincangan publik, RSK kemudian menceritakan bahwa TA dan suaminya, HRY---yang merupakan pengusaha pertambangan, sebenarnya sudah berselingkuh sejak lama, sekitar empat sampai lima tahun.
Tendriyani Awaludin 5"Kurang lebih empat sampai lima tahun mereka berhubungan. Perempuan ini sering ditinggalkan, tapi datang lagi sebagai pelakor," ungkap RSK.
RSK juga menyebut bahwa TA dan suaminya telah memiliki anak, yang merupakan hasil dari hubungan gelap mereka.
Tak hanya itu, RSK membeberkan, agar perselingkuhan suaminya dan TA tetap bertahan, keduanya melakukan pemalsuan buku nikah.