Dangdut

Nyanyi Darah Muda Bareng Rhoma Irama, JKT48 Ungkap Tantangan Terberat

12 Januari 2026 | 17:30 WIB
Nyanyi Darah Muda Bareng Rhoma Irama, JKT48 Ungkap Tantangan Terberat
Rhoma Irama dan JKT48 pada HUT Indosiar ke-31. [TikTok]

Grup idola JKT48 yang selama ini identik dengan musik pop ceria dan tarian energik, menunjukkan sisi baru dalam sebuah kolaborasi tak terduga.

rb-1

Dalam gelaran "Konser Raya 31 Tahun Indonesia Luar Biasa" Indosiar, mereka ditantang untuk membawakan lagu legenda dangdut, "Darah Muda", bersama Sang Raja Dangdut, Rhoma Irama, dan Soneta Group-nya.

Penampilan kolaborasi ini disajikan secara unik dengan format split stage. JKT48 tampil di outdoor studio dengan energi khas mereka, sementara Rhoma Irama dan Soneta Group berada di indoor studio.

Baca Juga: Acara Indosiar Minggu 11 Januari 2026, Hadirkan Perayaan Ulang Tahun ke-31 Indosiar Malam Kedua

rb-2

Kedua panggung tersebut terhubung secara visual melalui layar besar, menciptakan sebuah pertunjukan yang menyatukan dua generasi musik Indonesia.

Konser dibuka dengan kejutan manis. Rhoma Irama yang biasanya memainkan gitar listrik dengan khas, justru memulai kolaborasi dengan menyanyikan lagu hits JKT48, "Fortune Cookie".

Baca Juga: Acara Indosiar Senin 12 Januari 2026, DA7 Persembahkan yang Terbaik untuk Legenda Dangdut

Rhoma Irama dan JKT48 pada HUT Indosiar ke-31. [TikTok]Rhoma Irama dan JKT48 pada HUT Indosiar ke-31. [TikTok]

Suasana langsung berubah meriah ketika aliran musik kemudian beralih ke irama kendang yang khas. Dengan lancar, mereka bersama-sama membawakan "Darah Muda", sebuah lagu yang telah menjadi simbol musik dangdut Indonesia.

Di balik penampilan yang harmonis, ternyata tersimpan tantangan yang cukup berat bagi para member. Perbedaan mencolok antara genre pop dan dangdut, terutama pada teknik vokal dan "cengkok", menjadi kendala utama yang harus mereka taklukkan.

Helisma, salah satu member JKT48, mengakui hal ini saat ditemui di belakang panggung.

"Menurut kita sih membawakannya cukup beda. Karena kan kalau misalnya kita lebih ke pop. Kalau ini dangdut ada cengkok-cengkoknya. Mungkin itu yang kita lebih belajar lagi untuk memasuki genre lagu itu," ujarnya.

Namun, alih-alih gentar, JKT48 justru menyambut tantangan ini dengan antusiasme tinggi. Bagi mereka, ini adalah kesempatan emas untuk belajar dan berkembang.

"Justru menjadi sebuah challenge buat kita, sebuah tantangan buat kita. Dan dangdut kan dari Indonesia, jadi kayak kita satu kebanggaan tersendiri dan semangat untuk bisa bawain," kata Indah Cahya Nabilla.

Rhoma Irama dan JKT48 pada HUT Indosiar ke-31. [TikTok]Rhoma Irama dan JKT48 pada HUT Indosiar ke-31. [TikTok]

Meski waktu latihan untuk menguasai cengkok dangdut terbatas, JKT48 berkomitmen memberikan penampilan terbaik. Kolaborasi ini bukan sekadar penampilan biasa, melainkan sebuah pernyataan bahwa mereka mampu beradaptasi dan menghormati warisan musik nasional.

"Ini juga warna baru ya, dangdut. Menggabungkan JKT48 dan dangdut. Kita jarang membawakan dangdut walaupun mungkin sudah sama musisi-musisi lain, tapi kali ini kan beda ya, ini tuh kayak akarnya dangdut banget kan," jelas Helisma lebih lanjut.

Rasa puas dan lega terpancar dari wajah para member usai penampilan. Helisma menutup dengan senyum, "Tapi beruntungnya ini cukup, apa ya, lega lah buat kita karena ternyata bisa nyatu lagu JKT48 dan dangdut itu asik banget."

Tag Rhoma Irama JKT48 Darah Muda Indosiar