Masih Berduka, Sarwendah Rayakan Imlek Tanpa Angpao dan Baju Merah
Perayaan Imlek 2026 terasa berbeda bagi keluarga Sarwendah. Di tengah suasana duka karena sang papa belum genap satu tahun berpulang, mantan personel Cherrybelle ini memilih merayakan Imlek secara sederhana di rumahnya di kawasan Cipete.
Tak ada kemeriahan khas Imlek seperti biasanya. Semua dilakukan dengan penuh kehati-hatian demi menghormati mendiang orang tua.
Imlek Sederhana Tanpa Warna Merah
Baca Juga: Ruben Onsu Laporkan Akun TikTok yang Bully Putrinya Tanpa Libatkan Sarwendah
Sarwendah. [Indopop/Raka]
Sarwendah menjelaskan, keluarganya memang sepakat untuk tidak menggelar perayaan besar. Tradisi yang identik dengan warna merah pun ditiadakan, termasuk penggunaan angpao merah dan busana mencolok.
“Imlek hari ini senang ngumpul bareng keluarga. Nggak ada acara yang kayak gimana-gimana. Nggak boleh ada perayaan terlalu bagaimana karena Yeye belum sampai satu tahun,” ujar Sarwendah, Selasa (17/2/2026).
Baca Juga: Ruben Onsu Bongkar Sosok Yang Ngaku Ayah Anaknya, Seorang Pendeta?
Ia menambahkan, setelah bertanya ke beberapa pihak soal tradisi, keluarganya diperbolehkan makan bersama asal hanya dengan keluarga inti dan orang sekitar. “Nggak boleh pakai baju warna terlalu merah, makanya hari ini biru,” katanya.
Menu Imlek Tetap Ada, Tapi Ada yang Ditiadakan
Sarwendah. [Indopop/Raka]
Soal makanan, keluarga Sarwendah juga melakukan penyesuaian. Hidangan wajib seperti shabu-shabu tetap tersaji, namun kue lapis yang biasanya identik dengan doa rezeki berlapis terpaksa absen tahun ini.
“Biasanya Nai Nai masak shabu-shabu sama bikin kue lapis. Tapi tahun ini shabu-shabunya boleh, kue lapisnya nggak boleh bikin dulu karena Yeye belum setahun,” jelas Sarwendah.
Menurutnya, persiapan Imlek kali ini benar-benar dibuat sederhana tanpa ritual khusus seperti tahun-tahun sebelumnya.
Rindu Sosok Yeye, Anak-anak Tetap Mengerti
Ketidakhadiran Yeye yang dikenal ceria tentu meninggalkan rasa kehilangan mendalam, terutama bagi anak-anak Sarwendah seperti Thalia dan Thania. Ia mengaku kerap merasa sedih saat melihat foto-foto kenangan bersama sang ayah.
“Mereka juga bilang, kalau ada Yeye pasti lebih heboh dan lebih seru. Yeye orangnya cheerful banget,” tuturnya lirih.
Sarwendah pun sudah memberi pengertian kepada anak-anaknya bahwa tahun ini tidak ada barongsai di rumah. Untungnya, mereka bisa memahami karena sudah terbiasa mengikuti rangkaian acara duka sang kakek.
Sebagai gantinya, keluarga kecil ini memilih makan malam di luar rumah pada malam sebelum Sinchia, agar suasana Imlek tetap terasa hangat meski dirayakan dengan penuh kesederhanaan.