Mantan Artis Cilik Fadia Arafiq Omeli Warga Pekalongan, Jemawa Pasca Dilantik Jadi Bupati
Baru saja kembali dari retret di Magelang, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq langsung bikin ulah. Bukannya fokus kerja untuk rakyat, dia malah sibuk menyerang warganya sendiri di media sosial.
Semua bermula saat seorang warganet dengan akun @fatih_hasani mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang di daerah Pasar Bojong. Dengan sopan, ia melaporkan bahwa jalan tersebut penuh lubang dengan kedalaman sekitar 4-7 cm dan jumlahnya lebih dari 20.
Tapi apa respons Bu Bupati? Bukan ditindaklanjuti, malah cuek bebek.
Anehnya, yang langsung ditanggapi justru komentar lain yang mempertanyakan soal anggaran. Dan di sinilah keahlian Fadia dalam ‘ngamuk online’ muncul. Bukannya menjawab dengan bijak, dia malah membalas dengan nada penuh emosi, bahkan mengancam akan melibatkan aparat penegak hukum.
Baca Juga: Ngaku Tak Paham Pemerintahan Daerah, Ini Riwayat Pendidikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

"Mulutmu kalo ngomong ojo kurang ajar, diperiksa penegak hukum mam*** koe mengko.! Urusan anggaran rak keluar, anggaran opo? Jangan sampe dicari koe. Rak iso kasih pertanggung jawab," balasnya dengan penuh amarah.
Sontak, netizen langsung ramai menghujat. Alih-alih bersikap sebagai pemimpin yang melayani, Fadia malah memperlihatkan arogansinya. Banyak yang menyayangkan gaya kepemimpinannya yang lebih mirip ‘ratu’ ketimbang pelayan masyarakat.
Baca Juga: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Kasus Apa?
Akibat ulahnya ini, latar belakang Fadia pun mulai dikuliti netizen. Ternyata, dia adalah putri dari pedangdut legendaris A. Rafiq dan kakak dari Fairuz Arafiq, istri aktor Sonny Septian.
Fadia Arafiq menjalankan tugasnya sebagai Bupati Pekalongan. [Instagram] Dulu dikenal sebagai penyanyi dangdut dengan lagu hits "Cik Cik Bum Bum" di tahun 2000, kini dia banting setir ke politik. Sebelum jadi Bupati Pekalongan, Fadia sempat menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan (2011-2016) dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan.
Meski mengaku religius dan kerap tampil di acara pengajian, gaya bicaranya yang kasar di media sosial membuat banyak orang mempertanyakan sikapnya sebagai pejabat publik. Suaminya, M. Ashraff Abu, juga bukan orang sembarangan—seorang politisi Partai Golkar yang kini duduk di DPR RI.
Mungkin sudah saatnya Bu Bupati mengurangi drama di media sosial dan lebih fokus mengurus rakyatnya. Jalan berlubang yang dilaporkan warganya jelas lebih penting daripada sekadar adu mulut online, bukan?