Gosip

Korban Banjir Menjarah Minimarket di Sibolga, Pria Ini Ngaku Ambil Mi Instan untuk Anak!

30 November 2025 | 23:23 WIB
Korban Banjir Menjarah Minimarket di Sibolga, Pria Ini Ngaku Ambil Mi Instan untuk Anak!
Seorang pelaku penjarahan mengaku dan berjanji akan membayar kelak. cc. Instagram

Musibah bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) menyisakan duka mendalam. Akibat dari musibah banjir bandang dan tanah longsor, banyak korban jiwa dan kehilangan harta benda.

rb-1

Bahkan, untuk bertahan hidup masyarakat terdampak banjir masih mengalami kesulitan. Uluran tangan pun sangat diperlukan bagi para korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Akibat bantuan tak kunjung tersalurkan merata, terjadi insiden penjarahan. Minimarket di Sibolga, Tapanuli Tengah menjadi korban penjarahan masyarakat korban bencana.

Baca Juga: Profil Sugiyanto, Viral di Korea Selatan Gegara Gendong Puluhan Lansia saat Bencana Kebakaran Hutan

rb-2

Penjarahan itu terjadi dengan cara membobol minimarket untuk memenuhi kebutuhannya saat itu. Terlebih lagi, para korban bencana mengalami kesulitan untuk makan dan memenuhi kebutuhan pokok lainnya.

Kendati demikian, penjarahan yang dilakukan sangat merugikan pemilik usaha. Tidak hanya itu, kondisi korban bencana alam yang belum kondusif juga perlu untuk diperhatikan.

Baca Juga: Viral Link Video Kendari 1 vs 7, Awas Jadi Bencana Digital!

Pasalnya, sejumlah toko mula dari kelontong dan mini market untuk mengambil makanan dan minuman, serta kebutuhan sehari-hari. Hal itu terjadi karena warga mengalami kondisi kesulitann mendapatkan minum bersih, makanan, dan juga kebutuhan sehari-hari.

Belum lama ini, salah seorang pelaku penjarahan minimarket di Sibolga, Tapanuli Tengah mengaku bersalah. Ia juga cerita ikut mengambil barang-barang jarahan demi anaknya bisa makan.

Pelaku Penjarahan Mini Market Korban Bencana Alam Di Sibolga Cc InstagramPelaku Penjarahan Mini Market Korban Bencana Alam Di Sibolga Cc Instagram

"Kepada pemilik Alfamart, sebelumnya saya minta maaf karena saya juga salah satu yang menjarah toko tersebut. Saya sebenarnya tidak ada niat untuk berbuat itu. Cuma karena keterbatasan makanan yang kami miliki, karena terjebak banjir, tidak ada uang untuk membeli, tidak ada bantuan sama sekali, akhirnya saya ikut mengambil juga," ungkap seorang ayah dikutip dari Instagram pembasmi.kehaluan.reall, pada Minggu, (30/11/2025)

Ia pun membeberkan barang-baran yang diambilnya.

"Tadi saya ambil mi 3, saya dapat sisa-sisa, ada juga air mineral, dan snack. Saya sekali lagi memohon maaf atas kekhilafan saya," lanjutnya.

Di akhir videonya, pria tersebut berjanji akan membayar barang-barang yang diambilnya.

"InsyaAllah jika nanti hari telah membaik, saya pun sudah kembali ke aktivitas, saya pasti kembali ke toko tersebut untuk membayar semuanya. Saya ambil mi 3 sudah saya masak untuk anak saya," pungkasnya.

Banjir Bandang Dan Tanah Longsor Di Aceh Sumut Dan Sumbar Cc InstagramBanjir Bandang Dan Tanah Longsor Di Aceh Sumut Dan Sumbar Cc Instagram

Menurut informasi terbaru, jumlah korban jiwa di Sumut mencapai 217 orang dan 209 lainnya masih hilang. Sementara korban jiwa di Aceh menjadi 96 orang dan 75 orang masih belum ditemukan. Untuk wilayah Sumbar, jumlah korban jiwa mencapai 129 orang, sementara yang hilang sebanyak 118 orang, dan 16 luka-luka.

Semoga kondisi alam di Aceh, Sumut, dan SUmbar segera aman terkendali. Semoga para korban musibah mendapatkan kelapangan hati dan kemudahan dalam menjalani hari-harinya.

Tag penjarahan Sibolga minta maaf korban banjir tanah longsor musibah mi instan anak menjarah