Ikuti Jejak THE BOYZ, VIVIZ hingga Lee Mujin Ikut Akhiri Kontrak dengan BPM
Gelombang konflik kontrak di industri K-pop kembali mencuat setelah grup VIVIZ dan sejumlah artis lain dilaporkan ingin mengakhiri kerja sama dengan agensi mereka, Big Planet Made Entertainment (BPM). Langkah ini muncul tak lama setelah boy group THE BOYZ mengambil keputusan serupa.
Menurut laporan media Korea The Fact pada 19 Maret, VIVIZ bersama solois Lee Mu Jin dan BE'O secara resmi telah memberi pemberitahuan kepada agensi BPM terkait niat mereka mengakhiri kontrak eksklusif.
Para artis disebut mengambil langkah tersebut karena menilai adanya pelanggaran kontrak yang serius. Selain itu, hubungan kepercayaan antara artis dan pihak manajemen juga dilaporkan sudah tidak dapat dipulihkan.
Baca Juga: MC Mong Dicurigai Terlibat Skandal Ju Haknyeon usai Terungkap Hengkang dari One Hundred
VIVIZ, (Instagram)
Laporan tersebut menyebut para artis sempat mencoba meminta penjelasan langsung kepada CEO agensi, Cha Ga Won. Namun, upaya tersebut tidak berhasil memulihkan kepercayaan mereka terhadap perusahaan.
Saat ini, CEO Cha Ga Won dilaporkan belum bersedia menerima pemberitahuan pemutusan kontrak tersebut. Meski demikian, sejumlah pengamat industri menilai peluang kontrak benar-benar berakhir cukup besar.
Baca Juga: THE BOYZ Ajukan Pemutusan Kontrak dengan ONE HUNDRED, Benarkan Krisis Finansial Agensi?
Hal itu berkaitan dengan kondisi internal agensi yang disebut sedang mengalami masalah keuangan serius. Bahkan, perusahaan dilaporkan mengalami kerugian besar hingga mengalami kondisi capital impairment atau kerugian modal total.
Sejak kuartal ketiga tahun lalu, agensi disebut belum mampu menyelesaikan pembayaran kepada para artisnya. Selain itu, puluhan miliar won pembayaran kepada perusahaan mitra dan staf juga dikabarkan belum dilunasi.
Situasi ini dinilai berdampak langsung pada operasional perusahaan, termasuk produksi album dan aktivitas artis di masa depan. Tanpa dukungan finansial yang memadai, kegiatan promosi maupun proyek musik disebut sulit berjalan normal.
Sebelumnya, maknae SHINee, Taemin, juga telah lebih dulu mengakhiri kontraknya dengan agensi tersebut. Ia kemudian memulai babak baru kariernya dengan bergabung ke Galaxy Corporation, perusahaan yang juga menaungi G-Dragon.
Menanggapi laporan tersebut, pihak Big Planet Made Entertainment memberikan pernyataan resmi kepada The Fact.
“Belum ada keputusan akhir mengenai pemutusan kontrak eksklusif dengan VIVIZ, Lee Mu Jin, dan BE’O. Perusahaan sedang melakukan yang terbaik untuk mendukung aktivitas para artis seperti biasa,” kata agensi seperti dikutip dari Allkpop, Jumat (21/3/2026).