Dangdut

Gila! Sultan Madura 'Haji Her' Habiskan Miliaran buat Gift Virtual Valen di DA7

29 Desember 2025 | 18:34 WIB
Gila! Sultan Madura 'Haji Her' Habiskan Miliaran buat Gift Virtual Valen di DA7
Haji Her [Sumber: Facebook]

Ajang kompetisi menyanyi dangdut D’Academy 7 (DA7) pada akhir tahun 2025 diwarnai aksi fenomenal dari H. Khairul Umam, atau yang akrab disapa Haji Her. Sosok pengusaha sukses asal Pamekasan ini menjadi sorotan publik setelah menggelontorkan dana fantastis demi mendukung Valen, peserta perwakilan dari daerah yang sama.

rb-1

Pada malam Konser Kemenangan DA7 yang berlangsung Jumat, 26 Desember 2025, Haji Her tercatat melakukan aksi "sawer" digital secara masif. Dukungan ini tidak main-main, mengingat gift yang dikirimkan merupakan item premium dengan nilai tertinggi di platform pendukung acara tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun selama kompetisi berlangsung hingga babak final, total dukungan finansial yang dikeluarkan oleh Haji Her untuk Valen mencapai angka hampir Rp1,5 miliar. Angka ini didapat dari akumulasi pengiriman virtual gift yang dilakukan secara bertubi-tubi untuk mendongkrak posisi voting Valen.

Baca Juga: Raih Virtual Gift Terbanyak, Tasya Resmi Jadi Juara 1 DA7 Indosiar, Valen Runner Up

rb-2

Item utama yang menjadi sorotan adalah gift bernama "D'Sultan". Hingga akhir Desember 2025, Haji Her tercatat mengirimkan total 15 buah gift D'Sultan. Aksi borong gift ini sukses membuat penonton dan netizen tercengang karena nominalnya yang luar biasa besar untuk ukuran dukungan perorangan.

Sebagai informasi, satu buah gift "D'Sultan" di platform tersebut memiliki estimasi nilai minimal sekitar Rp72.500.000. Jika dikalkulasikan, 15 gift tersebut setara dengan akumulasi sekitar 60 juta koin dukungan virtual yang masuk ke kantong perolehan suara Valen.

Baca Juga: Jadi Juara ke-2 DA7 Indosiar, Ini Deretan Hadiah Spesial yang Dibawa Pulang oleh Valen

Dukungan masif dari Haji Her ini terbukti efektif menjaga dominasi Valen di papan klasemen. Berkat suntikan vote yang signifikan tersebut, Valen berhasil mengamankan posisi hingga akhirnya dinobatkan sebagai Juara 2 D'Academy 7 pada akhir musim 2025.

Bawang Mas Group Milik Haji Her Sutan Madura Menduduki Peringkat 1 Gift Virtual Da 7 [Sumber: Facebook]Bawang Mas Group Milik Haji Her Sutan Madura Menduduki Peringkat 1 Gift Virtual Da 7 [Sumber: Facebook]

Selain dukungan dalam bentuk koin digital, Haji Her dikabarkan juga memberikan insentif langsung. Ia menjanjikan bonus uang tunai ratusan juta rupiah apabila Valen berhasil menembus posisi 5 besar hingga menjadi juara umum, sebuah janji yang tampaknya akan segera direalisasikan mengingat prestasi Valen sebagai runner-up.

Lantas, siapa sebenarnya sosok Haji Her ini? Pria kelahiran Pamekasan, 25 November 1981 ini adalah CEO PT Bawang Mas Group. Perusahaannya merupakan raksasa industri tembakau dan manufaktur rokok yang berbasis di Pamekasan, Madura.

Pengaruhnya di industri tembakau sangat kuat. Selain sebagai pemilik perusahaan, Haji Her juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM). Posisi ini membuatnya sering tampil di depan publik untuk memperjuangkan harga tembakau yang adil bagi para petani lokal.

Kesuksesan Haji Her tidak didapat secara instan. Ia diketahui memiliki latar belakang keluarga petani sederhana dan memulai kariernya benar-benar dari bawah. Sebelum menjadi taipan, ia pernah berjualan alat rumah tangga hingga pulpen untuk menyambung hidup.

Selain bisnis tembakau, gurita bisnis Haji Her juga merambah ke sektor kuliner. Ia merupakan pemilik Bento Group Indonesia yang menaungi jaringan coffee shop populer, Bento Kopi, yang kini tersebar di berbagai kota.

Julukan "Sultan Madura" yang melekat padanya bukan hanya karena kekayaan, tetapi juga aksi filantropinya. Haji Her dikenal luas karena inisiatif sosialnya membangun ribuan rumah layak huni secara gratis bagi warga miskin di Pamekasan, tanpa menggunakan sepeser pun dana bantuan pemerintah.

Haji Her [Sumber: Facebook]Haji Her [Sumber: Facebook]

Atas kiprah dan pengaruhnya, Haji Her juga mendapatkan pengakuan dari kalangan keraton. Pada Maret 2024, ia resmi dinobatkan sebagai Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) oleh Keraton Surakarta, sebuah gelar kehormatan yang menambah daftar panjang prestasinya.

Meskipun dikenal sebagai figur publik yang dermawan, Haji Her cenderung tertutup mengenai kehidupan keluarga intinya. Namun, namanya sempat mencuat dalam ranah hukum pada tahun 2024 saat ia melaporkan kasus pencemaran nama baik dan pengancaman yang menargetkan istri serta keluarganya.

Aksi Haji Her di panggung D'Academy 7 tahun 2025 ini menegaskan posisinya sebagai tokoh sentral di Madura. Dukungan totalitasnya tidak hanya mengangkat nama Valen, tetapi juga menunjukkan bagaimana kekuatan ekonomi lokal mampu mempengaruhi dinamika industri hiburan nasional.

Tag Haji Her Sultan Madura Valen DA7 D'Academy 7 Gift D'Sultan