Gosip

Ditawar 1 Miliar oleh Dedi Mulyadi, Kakek di Bogor Tolak Tebang Pohon

18 Desember 2025 | 23:13 WIB
Ditawar 1 Miliar oleh Dedi Mulyadi, Kakek di Bogor Tolak Tebang Pohon
Momen haru Ki Imang tolak tawaran Rp1 miliar dari Dedi Mulyadi [Sumber Youtube]

Sebuah momen emosional terekam dalam kunjungan politisi sekaligus konten kreator Dedi Mulyadi ke kawasan kaki Gunung Salak, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, baru-baru ini. Dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya pada Rabu (17/12/2025), Dedi bertemu dengan Ki Imang, seorang relawan penjaga hutan yang menolak tawaran uang tunai sebesar Rp1 miliar untuk menebang satu pohon.

rb-1

Peristiwa bermula saat Dedi Mulyadi menyusuri kawasan hutan di Desa Gunung Bunder. Ia mendapati Ki Imang sedang beraktivitas merawat tanaman di area konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Ki Imang diketahui merupakan warga setempat yang mendedikasikan hidupnya untuk menanam pohon secara sukarela tanpa gaji dari pemerintah.

Dalam interaksi tersebut, Dedi Mulyadi awalnya bertanya mengenai keseharian Ki Imang. Sang kakek mengaku mendapatkan bibit pohon dengan cara memungut dari vila-vila kosong di sekitar area wisata. Bibit-bibit tersebut kemudian ia semaikan dan tanam kembali di lahan-lahan kritis yang rawan longsor.

Baca Juga: Viral Link CCTV Jule dan Yuka di Kamar, Asli?

rb-2

Dedi kemudian mengarahkan perhatiannya pada sebuah pohon jenis Rasamala yang tumbuh besar di area tersebut. Mantan Bupati Purwakarta ini lantas melancarkan aksi social experiment dengan berpura-pura ingin membeli pohon tersebut. Ia berdalih membutuhkan kayu berkualitas tinggi untuk dijadikan furnitur di rumahnya.

"Saya pesan kayu, satu pohon saja untuk di rumah. Kayu Rasamala itu kalau dibikin meja bagus, keras. Saya beli Rp200 juta," ujar Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Ini Bukti Ridwan Kamil Sering Masukkan Aura Kasih Dalam Pantun-Pantunnya

Tanpa ragu, Ki Imang langsung menolak tawaran tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak berani menebang pohon di kawasan konservasi, meskipun ditawari uang dalam jumlah besar. Ki Imang menjelaskan bahwa menebang pohon tersebut sama dengan merusak gunung dan mengundang bencana.

Tidak berhenti di situ, Dedi Mulyadi menaikkan tawaran secara drastis. Ia menantang Ki Imang dengan nominal fantastis mencapai Rp1 miliar untuk satu pohon Rasamala tersebut. Dedi bahkan menyodorkan tangannya mengajak bersalaman sebagai tanda jadi transaksi.

"Salaman, 1 miliar? Satu pohon saja, nanti Abah bisa beli mobil, beli rumah," desak KDM.

Namun, reaksi Ki Imang justru semakin keras menolak. Ia bersumpah tidak akan menerima uang tersebut jika syaratnya harus menebang pohon yang sudah berusia puluhan hingga ratusan tahun itu. Bagi Ki Imang, uang Rp1 miliar akan habis sekejap, namun dampak kerusakan lingkungan akan dirasakan selamanya.

Momen Haru Ki Imang Tolak Tawaran Rp1 Miliar Dari Dedi Mulyadi [Sumber: Youtube]Momen Haru Ki Imang Tolak Tawaran Rp1 Miliar Dari Dedi Mulyadi [Sumber: Youtube]

"Ampun paralun. Walaupun Abah tidak makan seminggu, tidak berani. Daripada nebang pohon lebih baik tidak makan," tegas Ki Imang dengan nada bergetar.

Ki Imang kemudian memberikan edukasi singkat mengenai fungsi vital pohon Rasamala. Menurutnya, akar pohon besar tersebut berfungsi sebagai penyerap air hujan dan pengikat tanah. Jika ditebang, risiko longsor akan meningkat dan sumber air bagi masyarakat di bawah kaki gunung bisa hilang.

Melihat keteguhan hati Ki Imang, Dedi Mulyadi akhirnya membuka kartu bahwa niatnya membeli pohon hanyalah ujian integritas. Dedi mengaku kagum karena di tengah kesulitan ekonomi, Ki Imang tetap memegang prinsip menjaga alam dibanding tergiur materi instan.

Sebagai bentuk apresiasi, Dedi Mulyadi justru memberikan penawaran baru yang lebih menguntungkan namun tetap sejalan dengan misi pelestarian lingkungan. Ia meminta Ki Imang untuk menanam pohon di lahan-lahan kosong di kawasan Gunung Halimun Salak.

Dedi sepakat memberikan upah sebesar Rp15.000 untuk setiap bibit pohon yang ditanam dan dirawat oleh Ki Imang. Target penanaman yang diberikan Dedi tidak main-main, yakni mulai dari 10.000 hingga 100.000 pohon. Jika target maksimal tercapai, nilai proyek penghijauan tersebut bisa mencapai Rp1,5 miliar.

Momen Haru Ki Imang Tolak Tawaran Rp1 Miliar Dari Dedi Mulyadi [Sumber: Youtube]Momen Haru Ki Imang Tolak Tawaran Rp1 Miliar Dari Dedi Mulyadi [Sumber: Youtube]

"Jadi kalau 10.000 pohon dikali Rp15.000 itu Rp150 juta. Kalau 100.000 pohon berarti Rp1,5 miliar. Saya titip gunung ini ke Abah," ucap Dedi Mulyadi seraya menyepakati kerja sama tersebut.

Ki Imang menerima tawaran kedua ini dengan penuh rasa syukur. Ia berencana melibatkan warga dan pemuda setempat yang menganggur untuk membantu proses penanaman, sehingga proyek ini juga dapat memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar Gunung Salak.

Sebagai informasi, kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak merupakan area konservasi penting di Jawa Barat yang menjadi daerah tangkapan air bagi wilayah Bogor dan sekitarnya. Upaya pelestarian yang dilakukan relawan mandiri seperti Ki Imang menjadi krusial mengingat ancaman alih fungsi lahan yang terus terjadi di kawasan wisata tersebut.

Tag Dedi Mulyadi Ki Imang Gunung Salak Kisah Inspiratif Penjaga Hutan Bogor Berita Viral Hari Ini