Diary Lula Lahfah Bocor! Reza Arap Disebut, Awkarin Beri Sindiran Pedas
Kontroversi dan spekulasi yang menyelimuti meninggalnya selebgram Lula Lahfah belum juga mereda. Kali ini, perdebatan baru muncul setelah salah satu sahabat dekatnya, Risya Brabo, memperlihatkan sebagian isi buku diary pribadi Lula yang ditulisnya di hari-hari menjelang kepergiannya.
Dua halaman diary yang tersebar, bertanggal 23 dan 24 Desember 2025, berisi catatan syukur Lula. Namun, satu kalimat khususnya menjadi magnet perhatian sekaligus perdebatan.
"I'm grateful my boyfriend still wants to talk to me." (Aku bersyukur pacarku masih mau berbicara denganku.)
Baca Juga: Viral Lagi! Netizen Temukan Tabung Misterius di Kamar Awkarin, Ini Faktanya!
Penggunaan kata "still" (masih) dalam kalimat tersebut langsung dianalisis oleh warganet. Banyak yang menduga kuat kalimat itu mengindikasikan adanya masalah atau ketegangan dalam hubungan Lula dengan kekasihnya, Reza Arap.
"Ada kata still yang kemungkinan besar memang ada problem di hubungan mereka tapi Arap masih mau ngomong pas lagi marahan gitu ya maksudnya," tulis seorang netizen.
Baca Juga: Tulisan Terakhir Lula Lahfah Terungkap, Awkarin Sampai Heran dengan Sikap Reza Arap
Diary Lula Lahfah bocor. [Instagram]
Risya Brabo, yang namanya disebut Lula sebagai sosok yang menenangkannya, belum memberikan konteks lengkap mengapa bagian diary yang sangat privat itu diungkap ke publik.
Namun, aksinya langsung mendapat reaksi dari sahabat Lula lainnya, Awkarin, yang langsung menulis komentar bernada sindiran.
“Pasti sedih bgt ya hari-hari terakhir Lula boyfriendnya malah gamau ngobrol sama Lula,” tulis Awkarin di media sosial, menyoroti kalimat tersebut dengan nada yang menusuk.
Sindiran Awkarin. [Instagram]
Netizen pun kembali terbelah. Di satu sisi, banyak yang mempertanyakan etika membocorkan isi diary yang seharusnya privat.
"Buku diary bukannya sifatnya privat?? Itu yg posting udah minta ijin n diijinin belum.. yukk doain aja yg baik2.. kasian lho almh," protes seorang warganet.
Di sisi lain, ada pula yang membela langkah Risya dan Awkarin. Sebagian netizen berpendapat bahwa para sahabat Lula mungkin merasa terdorong untuk 'buka suara' karena sebelumnya mereka justru menjadi sasaran bully dari publik yang membela Reza Arap dan menuduh mereka tidak hadir di saat-saat terakhir Lula.
"Gua yakin si klo netizen awalnya gk ngoceh" Soal sahabat nya lula sahabatnya jga bakal diem aja, tpi krna netizen yg goreng dluan mknya sahabatnya pda buka suara," kata netizen lagi, menilai aksi para sahabat tersebut sebagai bentuk klarifikasi atau pembelaan diri di tengah tekanan opini publik.