Daftar Korban Oknum Habib HRA, Istri Orang hingga Saudara Sendiri Ikut Terjerat?
Kasus dugaan asusila yang menyeret nama oknum pendakwah berinisial HRA semakin memanas. Setelah Ratu Qori memberikan pengakuan terbuka mengenai apa yang dialaminya di sebuah hotel di Kalibata, kini fakta baru terungkap.
Dalam podcast dr. Richard Lee yang tayang pada Selasa (6/1/2026), Qori menyebut bahwa dirinya bukanlah satu-satunya korban dalam lingkaran kasus ini.
Qori mengklaim telah menerima banyak pesan dari wanita lain yang mengaku memiliki pengalaman serupa dengan oknum HRA. Jumlah korban yang menghubungi Qori tidak sedikit, melainkan mencapai belasan orang. Pengakuan ini muncul setelah Qori berani speak up atau bersuara di media sosial mengenai kasus yang menimpanya.
Baca Juga: Siapa HRA? Oknum Habib Diduga Tiduri Istri Orang di Kalibata, Modusnya Terkuak
"Katanya korbannya banyak? Sebanyak apa?" tanya dr. Richard Lee.
"Kalau yang udah nghubungin Kori sih lebih dari 10 ya. Wow, sama case-nya ya sama," jawab Qori.
Baca Juga: Ratu Qori Bongkar Trik Oknum Habib HRA, Berawal Modus 'Jalur VIP' Kajian
Profil para wanita yang diduga menjadi korban ini sangat beragam. Qori membeberkan bahwa mereka datang dari berbagai latar belakang status sosial. Tidak hanya wanita lajang, bahkan wanita yang sudah berstatus istri orang pun turut masuk dalam daftar tersebut.
"Ada yang istri orang, ada yang masih gadis juga, ada yang bahkan pacaran sih 9 bulan, 6 bulan," rinci Qori.
Menurut Qori, pola atau modus yang dialami oleh para korban ini memiliki kemiripan dengan apa yang dialaminya. Mereka rata-rata terpikat oleh sosok sang Habib, melakukan pertemuan, dan akhirnya terjebak dalam hubungan yang lebih jauh. Bahkan, ada korban yang mengaku setiap kali bertemu selalu berujung pada hubungan badan.
"Kalau yang lain itu memang kalau ketemu selalu melakukan itu katanya gitu, pengakuan mereka sih gitu," tambah Qori.
Detik Detik Dr Richard Lee Membaca Langsung Bukti Pesan Dari Wanita Lain [Sumber: Youtube]
Untuk memvalidasi klaim tersebut, dr. Richard Lee meminta izin melihat bukti percakapan di ponsel Qori. Qori kemudian menunjukkan sejumlah pesan Instagram (DM) dan chat WhatsApp dari para wanita yang mengadu padanya. Dr. Richard Lee tampak terkejut saat membaca salah satu pesan yang masuk.
Salah satu pesan yang paling mengejutkan datang dari seseorang yang mengaku masih memiliki hubungan kekerabatan atau saudara dengan oknum HRA. Dr. Richard Lee membacakan pesan tersebut dengan menyamarkan identitas pengirimnya demi privasi.
"Assalamualaikum Kori, saya enggak kaget dengar cerita kamu karena ternyata ada banyak lagi korbannya oknum habib tersebut. Enggak usah panggil dia Habib karena dia seorang yang munafik," baca dr. Richard Lee.
Dalam percakapan itu, sosok yang mengaku saudara tersebut juga mengonfirmasi bahwa perilaku oknum HRA memang bermasalah. Ia menyebut bahwa HRA memiliki masa lalu sebagai penari sebelum akhirnya dikenal sebagai pendakwah, dan perilakunya tidak berubah meskipun sudah berganti profesi.
"Ternyata banyak juga ya korban yang chat kamu ya... Mulut manis jadi bikin kita terperdaya sama dia," lanjut dr. Richard Lee membacakan isi chat tersebut.
Meskipun memiliki bukti pengakuan dari banyak pihak, Qori menyebut rata-rata korban enggan untuk tampil ke publik. Rasa malu dan takut akan stigma masyarakat menjadi alasan utama mereka memilih diam. Apalagi, sebagian dari mereka berstatus sebagai istri orang yang khawatir rumah tangganya akan hancur jika kasus ini terbongkar.
"Rata-rata istri orang... Iya betul. Karena ya mereka enggak mau terbawa-bawa juga," jelas Qori mengenai alasan para korban lain menutup diri.
Cuplikan Ratu Qori Buka Suara Di Podcast Dr Richard Lee [Sumber: Youtube]
Selain masalah asusila, Qori juga menyinggung adanya pola permintaan nomor rekening. Ia menunjukkan bukti di mana oknum HRA meminta nomor rekening korban dengan janji akan mentransfer uang, namun pada kenyataannya justru korban yang sering kali dimanfaatkan.
Dr. Richard Lee sendiri menyatakan telah melihat bukti-bukti tersebut namun memutuskan untuk tidak menayangkannya secara gamblang demi menjaga privasi para korban lain yang tidak ingin diekspos. Ia hanya membacakan sebagian kecil untuk memberikan gambaran kepada publik mengenai skala kasus ini.
Qori mengaku sedih mengetahui fakta bahwa korban oknum HRA ternyata sangat banyak. Hal inilah yang menjadi motivasi utamanya untuk terus bersuara meskipun sempat dilaporkan balik atas tuduhan pencemaran nama baik. Ia tidak ingin ada wanita lain yang tertipu oleh topeng agama yang dikenakan oknum tersebut.
"Yang membuat aku sedih ya kalau ada korbannya lagi itu sih sebenarnya... Karena aku hancur Dok," ungkap Qori.
Saat ini, kasus dugaan perzinahan yang dilaporkan Qori masih menjadi sorotan publik. Dengan munculnya dugaan belasan korban baru ini, tekanan publik terhadap oknum HRA untuk memberikan klarifikasi semakin menguat.