Cita-cita Aurelie Moeremans Ikut Miss Indonesia Pupus, Imbas Disuruh Pasang Tato sama Sang Mantan
Aurelie Moeremans akhirnya memberanikan diri mengungkap sisi gelap masa lalunya yang selama bertahun-tahun ia simpan rapat.
Pengalaman traumatis tersebut terjadi ketika ia masih berusia 15 tahun, usia yang seharusnya dipenuhi rasa aman dan harapan akan masa depan. Lewat buku berjudul Broken Strings, Aurelie yang kini berusia 32 tahun memilih untuk tidak lagi bungkam.
Ia berani angkat suara dan membagikan kisah pahit yang turut membentuk perjalanan hidupnya hingga saat ini. Pada bagian awal buku itu, Aurelie menceritakan pertemuannya dengan seorang pria bernama Bobby bukan nama sebenarnya yang saat itu berusia 29 tahun.
Baca Juga: Ini Penampakan Surat Kawin Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti, Netizen Sebut Nikah Palsu
Hubungan yang awalnya terlihat penuh perhatian dan kasih sayang perlahan berubah menjadi mimpi buruk. Sikap yang semula tampak peduli lambat laun bergeser menjadi perilaku mengontrol secara berlebihan.
Aurelie mengungkapkan bahwa dirinya pernah dipaksa membuat tato agar tidak dapat mengikuti ajang kontes kecantikan. Ia juga mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik, mulai dari diludahi, diperlakukan kasar, hingga dipaksa mengambil serta menyebarkan foto-foto pribadi.
Baca Juga: Viral Curhat Aurelie Moeremans Soal Perlakuan Kasar Roby Tremonti hingga Perjuangannya Kabur!
Meski demikian, hubungan tersebut tetap berlanjut dan justru semakin menjerat Aurelie dalam situasi yang rumit dan menekan. Bobby perlahan menjauhkan Aurelie dari lingkungan sekitarnya.
Cara berpakaian diatur, interaksi dengan orang lain dibatasi, hingga akhirnya Aurelie merasa terasing dan hidup di bawah pengawasan ketat. Kondisi tersebut perlahan membentuk relasi yang toksik dan sarat tekanan psikologis.
Aurelie Moeremans Curhat Gagal Ikut Miss Indonesia Gegara Disuruh Pakai Tato Oleh Mantan [sumber: Instagram Aurelie]
Dalam salah satu unggahan di akun Instagram pribadinya, Aurelie kembali mengungkap bahwa ia pernah dipaksa menato tubuhnya demi menggugurkan peluang mengikuti kontes kecantikan. Ia lalu menceritakan momen awal ketika sifat manipulatif sang mantan mulai tampak jelas, yakni setelah dirinya tampil dalam sebuah acara talkshow.
Dalam acara tersebut, pemeran film Baby Blues itu menunjukkan kemampuannya berbicara dalam lima bahasa. Penampilannya mendapat banyak pujian dan membuka peluang baru, termasuk dorongan dari banyak pihak agar ia mengikuti ajang kontes kecantikan.
"Aku tuh abis syuting talkshow dan pamer bisa pakai lima bahasa berbeda. Gara-gara itu, banyak yang suruh aku ikutan Miss Indonesia," katanya.
Namun, respons positif yang diterima Aurelie justru dipandang sebagai ancaman oleh kekasihnya kala itu.
Aurelie Moeremans [sumber: Instagram Aurelie]
Bukannya memberi dukungan, pria tersebut malah menentang keras dan meminta Aurelie menato tubuhnya, sebuah tindakan yang diketahui dapat menggagalkan syarat untuk mengikuti ajang kontes kecantikan. Dalam situasi masih berada di bawah pengaruh dan tekanan sang mantan, Aurelie akhirnya menuruti permintaan tersebut.
"Singkat cerita, pacar aku saat itu enggak suka. Enggak ngebolehin pokoknya. Terus saking takutnya aku ikutan, dia suruh aku tato. Karena kalau sudah tato, enggak bisa ikutan," bebernya.
"Karena aku bucin, 'Ya sudah deh aku tato, biar kamu tenang akunya enggak ikut Puteri Indonesia'." terang Aurelie.
Tidak hanya itu, Aurelie juga mengungkap bahwa mantan kekasihnya dengan sengaja menghadirkan wartawan saat proses pembuatan tato berlangsung. Ia menduga tindakan tersebut dilakukan agar tercipta jejak digital yang sulit dihilangkan dan terus melekat dalam ingatan publik.
"Sudah begitu, nyebelinnya dia, waktu tato dia sengaja undang wartawan biar ada filenya (jejak digital), jadi enggak bisa ditutupin juga. Ngeri banget ya? Segitunya,” tandas Aurelie.