Gosip

Bukan Asal Terima Duit! Tasya Farasya Disebut Super Selektif Soal Endorse

02 Maret 2026 | 15:30 WIB
Bukan Asal Terima Duit! Tasya Farasya Disebut Super Selektif Soal Endorse
Tasya Farasya. (Instagram/@tasyafarasya)

Nama Tasya Farasya kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ia masih menuai kritik setelah mengungkap bahwa konten “Halo kakak permisi, boleh spill skincare?” yang dibawakan Bunga Sartika ternyata berbayar.

rb-1

Pernyataan tersebut berbuntut panjang. Bunga Sartika bahkan memutuskan mengundurkan diri sebagai host, sementara Tasya justru disalahkan oleh sebagian warganet. Ia dituding “mematikan rezeki” sesama beauty vlogger yang mencari nafkah melalui endorsement.

Tak sedikit pula komentar sinis yang menyebut Tasya tidak mungkin benar-benar menggunakan semua produk yang bekerja sama dengannya, terutama brand lokal. Salah satu komentar yang ramai diperbincangkan bahkan menyebut, “Mana mau sih dia pakai brand lokal?”

Baca Juga: Beda dengan Tasya Farasya, Reaksi Tasyi Athasyia saat Ditanya 'Halo Kakak Spill Skincare' Disorot

rb-2

Menanggapi tudingan tersebut, manajer Tasya, Galih Soedirdjo, angkat bicara melalui akun Threads pribadinya. Ia membeberkan bagaimana proses Tasya menerima kerja sama endorsement agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“FYI: gak semua produk itu kita terima kerja sama dan banyak banget yang udah kita tolak kalau gak cocok,” tulis Galih pada Sabtu (28/2/2026).

Tasya Farasya Dan Bunga Sartika Instagram Tasyafarasya Dan Tiktok BungasartikaaTasya Farasya Dan Bunga Sartika Instagram Tasyafarasya Dan Tiktok Bungasartikaa

Baca Juga: Beda Pandangan dengan Tasya Farasya, Clara Shinta Puji Settingan Halo Kaka!

Sebagai bukti, Galih turut membagikan tangkapan layar percakapan penolakan kerja sama. Dalam salah satu kasus, Tasya disebut menolak produk yang membuat bibirnya mengelupas dan kering setelah dicoba.

Galih menjelaskan bahwa sebelum memberikan keputusan kepada brand, produk biasanya lebih dulu diuji oleh Tasya dan timnya.

“Kebetulan kemarin kita coba di dua tim, yang satu agak purging, yang satu nggak terlalu ada efek. Makanya Kak Tasya simpulkan untuk produknya belum cocok,” jelasnya dalam salah satu pesan penolakan.

Galih juga menegaskan bahwa Tasya tidak membeda-bedakan brand, baik lokal maupun internasional. Bahkan jika brand besar dengan anggaran besar sekalipun, kerja sama tetap bisa ditolak apabila produknya tidak cocok.

“Walaupun brandnya gede, walaupun budgetnya ada. Kita literally nolak brand kalau produknya gak work di Tasya,” tegas Galih.

Ia menambahkan bahwa bagi Tasya, kepercayaan audiens jauh lebih penting dibandingkan bayaran kampanye.

“Jadi bukan soal dibayar atau enggak. Karena trust itu lebih mahal dari fee campaign,” pungkasnya.

Tasya FarasyaTasya Farasya

Permintaan Maaf Tasya

Di sisi lain, Tasya Farasya telah menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya terkait konten Bunga Sartika. Ia mengakui bahwa cara penyampaiannya kurang bijak sehingga menimbulkan dampak yang luas.

“Aku pun respect pada sesama content creator, namun aku juga akan tetap bersikap FIRM dengan seluruh values dan transparansi dalam endorsement yang aku pegang,” tulis Tasya.

Kontroversi ini pun memicu perdebatan lebih luas tentang transparansi endorsement di kalangan beauty influencer. Sebagian mendukung sikap tegas Tasya soal kejujuran, sementara lainnya menilai isu tersebut seharusnya disampaikan dengan cara yang lebih bijaksana.

Tag Tasya Farasya endorse Bunga Sartika manajer