Broken Strings Segera Difilmkan, Aurelie Moeremans Beberkan Kriteria Pilih PH
Aktris Aurelie Moeremans mengumumkan kabar penting terkait karya pribadinya, Broken Strings. Ia memastikan bahwa kisah tersebut akan diadaptasi menjadi film layar lebar.
Pengumuman tersebut disampaikan Aurelie melalui unggahan di Broadcast Channel Instagram komunitasnya, Broken Strings Circle. Dalam pesan tersebut, ia mengungkap bahwa keputusan untuk mengadaptasi cerita itu ke film tidak diambil secara tergesa-gesa.
Aurelie mengatakan dirinya telah melalui proses panjang sebelum akhirnya mengambil keputusan. Ia mengaku melakukan berbagai pertemuan dengan sejumlah production house (PH) dan juga beberapa sutradara.
Baca Juga: Pesan Aurelie Moeremans Usai Broken Strings Viral, Minta Tak Serang Artis Lain
"Akhirnya aku memutuskan untuk membawa Broken Strings ke layar film," tulis Aurelie.
Aurelie Moeremans. (Instagram/@aurelie)
Menurut Aurelie, pilihan PH yang akan menggarap film tersebut tidak didasarkan pada potensi popularitas semata. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan pertimbangan pribadi dan kesesuaian visi.
Baca Juga: Video Jadul Aurelie Moeremans Bongkar Tabiat Roby Trimonti Viral, Penulis Broken Strings Ngaku Hal Ini
"Aku memilih berdasarkan feeling aku, siapa yang benar-benar peduli dengan ceritaku, yang mau menyampaikan pesan ini dengan jujur, dengan hati, bukan hanya karena hype," tulis Aurelie.
Broken Strings buku Aurelie Moeremans. (Instagram/@aurelie)
Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Aurelie mengungkapkan bahwa sebenarnya sudah ada production house yang tertarik untuk memproduksi film tersebut. Namun, ia masih merahasiakan identitas perusahaan yang akan menangani proyek tersebut.
"Untuk PH-nya sudah, untuk sutradara masih belum 100% fix," kata Aurelie, Sabtu (21/3).
Broken Strings sendiri merupakan buku yang memuat pengalaman pribadi Aurelie saat menjadi korban grooming pada usia 15 tahun. Grooming adalah kondisi ketika seorang anak dimanipulasi secara emosional oleh orang dewasa untuk tujuan tertentu.
Melalui adaptasi film ini, Aurelie berharap pesan penting mengenai bahaya child grooming dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Ia percaya medium film memiliki kekuatan visual dan emosional yang mampu menyentuh penonton secara lebih mendalam.
Ia berharap kehadiran film Broken Strings nantinya bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. "Dan mungkin membantu seseorang merasa tidak sendirian," harap Aurelie.