Binaragawan Laurend Lee Santroni Penganiaya Darwin Cengkareng, Batal Kasih Salam Olahraga
Proses hukum kasus penganiayaan yang menimpa Darwin (28) oleh tetangganya, Dodo B.T. dan anaknya di Cengkareng, Jakarta Barat, mulai menunjukkan perkembangan.
Setelah laporan polisi resmi diterima (LP/B/359/11/2026), kedua belah pihak telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dan korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, membenarkan penanganan kasus ini. “Saat ini korban sudah membuat laporan ke Polrestro Jakbar.
Baca Juga: Biodata dan Agama Wabup Klaten Benny Indra Ardhianto, Presdir Banting Setir ke Politik
Dalam penanganan oleh Sat Reskrim Jakbar,” ujarnya, Senin (9/2/26). Ia menambahkan bahwa penyidik masih dalam proses pengumpulan alat bukti.
Perkembangan terbaru terjadi di luar ruang penyidikan. Tokoh publik seperti bodybuilder nasional Laurend Lee Hutagalung (@laurend_lee_) dan pegiat media sosial Adam Deni Gea Raka turun tangan memberikan dukungan langsung kepada Darwin dan istrinya, Angel. Awalnya mereka mendatangi kediaman korban dan mencoba menemui pelaku di rumahnya, namun tidak berhasil.
Baca Juga: Kronologi Penganiayaan Darwin di Cengkareng oleh Dodo BT, Dipicu Suara Bising Drum
Adam Deni dan Laurend Lee Hutagalung mendatangi rumah Nasio Pieter Christian pelaku penganiayaan terhadap Darwin. [Instagram Adam Deni]
Adam Deni dan Laurend Lee Hutagalung mendatangi rumah Nasio Pieter Christian pelaku penganiayaan terhadap Darwin. [Instagram Adam Deni]
“Pelaku & Korban sudah di BAP. Pihak kepolisian pun hari ini sudah olah TKP. Semoga endingnya sesuai harapan kita semua,” tulis Adam Deni dalam unggahannya setelah akhirnya bertemu dengan Dodo B.T., anaknya, serta kuasa hukum korban di Polres Metro Jakarta Barat.
Adam Deni dan Laurend Lee Hutagalung mendatangi rumah Nasio Pieter Christian pelaku penganiayaan terhadap Darwin. [Instagram Adam Deni]
Dalam pernyataannya, Adam Deni juga secara tegas menyebut nama anak pelaku, Nasio Pieter Christian, yang dalam video viral terlihat mencekik dan menendang kepala Darwin.
“Gw kecewa ketemu anak bapak di polres, jd gbs olahraga. Semoga kelak dikemudian hari masih ada kesempatan saya untuk olahraga bersama Nasio Pieter Christian,” tulisnya dengan nada sindiran.
Adam Deni dan Laurend Lee Hutagalung bertemu dengan Dodo B.T. dan Nasio Pieter Christian terduga pelaku penganiayaan terhadap Darwin. [Instagram Adam Deni]
Polisi menyebutkan akar masalah penganiayaan ini adalah konflik tetangga yang berlarut. Korban kerap menegur keluarga pelaku karena anaknya bermain drum hingga malam hari dan tidak di ruangan kedap suara, yang sebelumnya sudah pernah dimediasi oleh RT dan Satpol PP namun tidak ditanggapi.
Adam Deni dan Laurend Lee Hutagalung bertemu dengan Dodo B.T. dan Nasio Pieter Christian terduga pelaku penganiayaan terhadap Darwin. [Instagram Adam Deni]
Dengan telah dimulainya proses hukum formal, termasuk pemeriksaan para pihak dan olah TKP oleh penyidik, publik kini menunggu langkah hukum selanjutnya terhadap Dodo B.T. dan putranya, Nasio Pieter Christian, atas dugaan tindak pidana penganiayaan dan ancaman pembunuhan.