Bill Gates Tunjuk Sri Mulyani sebagai Dewan Pengurus Gates Foundation, Ini Tugasnya
Gate Foundation, Lembaga filantropi yang didirikan Bill Gates dan mantan istrinya Melinda French Gates, menunjuk Sri Mulyani Indrawati sebagai Dewan Pengurus Yayasan Gate. Pengumuman itu disampaikan Gate Foundation melalui situs resminya, Senin (12/1/2025).
Bergabungnya Sri Mulyani terjadi di momen krusial saat yayasan milik miliarder Bill Gates tersebut mempercepat misinya untuk menghapus kemiskinan ekstrem dan memerangi penyakit mematikan dalam dua dekade mendatang.
Dengan rekam jejaknya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan ketahanan finansial, kehadiran Sri Mulyani diharapkan mampu memberikan perspektif baru yang tajam dalam memastikan sumber daya yayasan tersalurkan secara efektif bagi masyarakat yang paling membutuhkan di seluruh dunia.
Baca Juga: Biodata dan Agama Purbaya Yudi Sadewa, Singkirkan Sri Mulyani dari Kursi Menteri Keuangan
“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang adil—keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” kata Mark Suzman, CEO Yayasan Gates dan anggota dewan pengurus, dikutip dari laman Gates Foundation.
“Kepemimpinannya akan membantu memastikan bahwa sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, dan meningkatkan hasil bagi masyarakat di seluruh dunia.”
Dr Sri Mulyani [Foto: Gate Foundation]Sudah Lama Berkolaborasi dengan Gates Foundation
Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Minta Maaf Usai Rumahnya Dijarah Massa
Mantan Menkeu RI terlama itu mengaku merasa terhormat dengan penunjukan dirinya dalam Dewan Yayasan Gates.“Saya merasa terhormat untuk bergabung dengan dewan Yayasan Gates untuk berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini,” ujarnya.
Bagi Sri Mulyani, kolaborasi dengan Yayasan Gates bukan hal baru. Setidaknya itu sudah dimulai hampir satu dekade lalu.
“Kolaborasi saya dengan yayasan ini dimulai hampir satu dekade lalu, melalui pekerjaan yang mengeksplorasi bagaimana teknologi baru dapat memperluas peluang dan memajukan pembangunan inklusif dan berkelanjutan.”
“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola yang baik ke dalam upaya-upaya penting ini untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan taraf hidup.”
Sri Mulyani akan bertugas bersama anggota dewan lainnya, Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, Suzman, dan Gates. Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini sedang cuti karena menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala penasihat ekonomi untuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer. (Diana Runtu)