Vibes

Bentuk Protes Serangan AS ke Timur Tengah, Kafe Titilaras Solo Hapus Menu Kopi Americano

09 Maret 2026 | 14:13 WIB
Bentuk Protes Serangan AS ke Timur Tengah, Kafe Titilaras Solo Hapus Menu Kopi Americano
Kafe Titilaras Solo [Instagram]

Serangan Amerika Serikat (AS) ke Timur Tengah, khsususnya Iran, telah berdampak serius tidak hanya di negara-negara yang menjadi target serangan, tapi juga ke Indonesia.

rb-1

Dampak fisik serangan AS tersebut memang tidak bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat Indonesia yang ada di Tanah Air, namun dampak psikologisnya tetap terasa hingga ke Indonesia.

Meski tidak terhubung secara langsung, sebagian warga Indonesia tentu dapat merasakan penderitaan para korban dari serangan AS tersebut.

Baca Juga: Video Asli Sunia Ruhama Bikin Penasaran, Ini Cara Aman Nonton Video Ustadzah Waria dari Kendal

rb-2

Tidak sedikit masyarakat Internet yang memprotes serangan AS ke Iran. Mereka meminta pemerintah AS untuk secepatnya menyudahi serangan yang dinilai membawa banyak kerugian itu.

Salah satu protes keras atas serangan AS ke Timur Tengah juga datang dari salah satu kafe lokal di Kota Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit yang Asyik Anti Bosan ala Gen Z Kekinian di Blok M

Titilaras, kafe di Kota Solo yang memprotes serangan AS ke Iran ini seakan menjadi perwakilan sebagian masyarakat Indonesia dalam menyuarakan sisi kemanusiaan mereka.

Sejak awal Maret 2026, kafe Titilaras resmi menghapus menu kopi Americano. Hal ini diumumkan oleh founder Titilaras, Arkha Tri Maryanto, melalui Instagram Titilaras, Minggu (1/3/2026).

Titilaras Solo Umumkan Tidak Lagi Menjual Kopi Americano [Instagram]Titilaras Solo Umumkan Tidak Lagi Menjual Kopi Americano [Instagram]Arkha tidak membantah jika penghapusan menu tersebut sebagai bentuk sikap yang diambil terkait serangan AS ke Timur Tengah.

"Bagiku, ini mengambil satu sikap kecil. Walaupun kecil di mata sesama manusia, setidaknya aku memiliki sikap. Mau ikut silahkan, tidak juga tidak apa-apa. Kita sudah muak lah gitu. Kita sudah muak dengan hal ini giru loh. Kita sudah muak dengan isu-isu yang terjadi," ujar Arkha.

Arkha kemudian menceritakan awal mula munculnya kopi Americano, yang berasal dari para tentara Amerika yang tidak bisa minum espresso.

Seiring perkembangan zaman, masyarakat global kemudian lebih mengenal Americano sebagai kopi sering diminum.

"Di kediaman Titilaras ini, kita mengganti semuanya, dari nama sampai metodenya," tutur Arkha.

Bagian Dalam Kafe Titilaras Solo [Instagram]Bagian Dalam Kafe Titilaras Solo [Instagram]"Americano kan dasarnya espresso dikasih air, dan kalau kita telusuri sejarahnya, itu kan awalnya bahan hinaan dari orang Italia untuk tentara Amerika yang tidak bisa minum espresso," lanjutnya.

"Tapi pada akhirnya, itu menjadi sebuah identitas bangsa mereka. Nah, itu yang membuat saya berpikir, kenapa kita harus pakai identitas orang lain," tandas Arkha.

Tag Titilaras Solo Jawa Tengah Kafe Menghapus Kopi Americano Amerika Serikat Protes Serangan Menyerang Timur Tengah Iran