Atta Halilintar Beberkan Alasan Anang Hermansyah dan Ashanty Jual Rumah Cinere
Memasuki bulan suci Ramadan tahun 2026, Atta Halilintar telah menyusun sejumlah target spiritual untuk meningkatkan kualitas dirinya. Ia merasa momen ini adalah waktu yang sangat tepat untuk melakukan introspeksi diri sebagai seorang kepala keluarga.
Atta bertekad untuk menjadi sosok ayah yang bisa memberikan teladan baik bagi anak-anaknya di masa depan. Ia mengaku masih banyak kekurangan dan terus belajar untuk menyempurnakan karakternya setiap hari.
"Intinya di Ramadan tahun ini saatnya aku memperbaiki hatiku lagi. Karena di bulan ini sayang banget kalau kita enggak memperbaiki hati karena ini bulan penuh berkah. Dan ya banyak niat baiklah," kata Atta Halilintar di Pondok Labu, Jakarta Selatan pada Senin (2/3/2026).
Baca Juga: Diminta Pilih Aurel Hermansyah atau Geni Faruk, Jawaban Atta Halilintar di Luar Dugaan
Atta Halilintar. (Instagram/Attahalilintar)
Selain urusan spiritual, Atta juga memberikan tanggapan terkait kabar rencana penjualan rumah mewah milik sang mertua, Anang Hermansyah dan Ashanty di kawasan Cinere. Menurutnya, keputusan sang mertua tersebut sangat logis mengingat pertimbangan efisiensi waktu dan kedekatan keluarga.
Atta melihat Ashanty kini lebih banyak menghabiskan waktu di lokasi yang lebih dekat dengan anak dan cucu-cucunya. Ia menilai tidak ada yang salah dengan menjual aset yang sudah jarang digunakan agar tidak menjadi mubazir.
Baca Juga: Sempat Sentuh Rp35 Miliar, Rumah Mewah Anang dan Ashanty di Cinere Resmi Dijual Rp25 Miliar
"Kayaknya karena Bunda (Ashanty) kan sekarang udah punya cucu, mau dekat sama keluarga. Mungkin kalau ke Cinere lebih jauh karena kegiatannya kebanyakan di deket Pondok Indah," jelas Atta.
Anang Ashanty Jual Rugi Istana Cinere. (Tiktok)
"Dan Bunda juga menurutku sekarang lebih banyak di apartemen. Jadi daripada mubazir ya kan, daripada mubazir ya menurutku jual rumah enggak salah juga kan," tambahnya.
Atta juga membagikan rencana ibadahnya untuk kembali berangkat ke Tanah Suci Mekkah guna melaksanakan ibadah Umrah tahun ini. Ia merasa lebih tenang untuk beribadah karena kondisi anak-anaknya yang kini sudah mulai beranjak besar.
Meski demikian, ia mengaku sedih mendengar kabar banyaknya pembatalan penerbangan internasional akibat konflik politik di Timur Tengah. Ia hanya bisa memberikan doa terbaik agar keselamatan selalu menyertai saudara-saudara muslim di sana.
"Sedih sih dengarnya. Kita turut berduka cita juga buat temen-temen di sana, tapi kita doakan yang terbaik saja dari sini. Semoga saudara-saudara kita di sana dapat penjagaan terbaik dari Tuhan," pungkas Atta.