K-POP

Aparat Gabungan 9 Kantor Polisi dan 3500 Petugas EO Amankan Comeback BTS di Gwanghwamun

09 Februari 2026 | 20:01 WIB
Aparat Gabungan 9 Kantor Polisi dan 3500 Petugas EO Amankan Comeback BTS di Gwanghwamun
BTS akan menggelar panggung comeback di Gwanghwamun. [Instagram].

Persiapan panggung comeback BTS di Seoul mulai memasuki tahap serius dengan pengamanan ketat dari kepolisian. Konser bertajuk BTS Comeback Live: ARIRANG dijadwalkan digelar pada 21 Maret mendatang di kawasan Gwanghwamun dan diperkirakan menyedot ratusan ribu penonton.

rb-1

Komisioner Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, Park Jeong Bo, menyampaikan pihaknya telah membentuk satuan tugas khusus demi menjamin keselamatan acara. 

“Kami telah membentuk task force yang dipimpin oleh kepala Divisi Keamanan Publik untuk memastikan keselamatan acara, dengan seluruh unit berfokus pada pengamanan,” ujarnya dalam konferensi pers pada 9 Februari.

Baca Juga: 5 Konser Internasional 2026 di Indonesia yang Sayang jika Dilewatkan, Ada BTS dan Dream Theatre

rb-2

BTS akan menggelar show khusus pada Maret 2026. [Instagram]BTS akan menggelar show khusus pada Maret 2026. [Instagram]

Polisi memperkirakan jumlah massa akan sangat besar, terutama di sekitar area utama panggung. Jika kawasan dari Gwanghwamun Plaza hingga Daehanmun dipenuhi penonton, jumlahnya diprediksi mencapai sekitar 230.000 orang.

Jumlah tersebut berpotensi meningkat hingga 260.000 orang apabila kerumunan meluas hingga area Sungnyemun. Perkiraan ini dihitung berdasarkan kepadatan dua orang per meter persegi, menurut estimasi kepolisian.

Baca Juga: BTS Siap Comeback Global Lewat Konser Live dan Dokumenter Eksklusif di Netflix

Pengendalian massa menjadi perhatian utama dalam persiapan konser ini. Area acara akan dibagi menjadi empat zona besar dan selanjutnya dipecah menjadi 15 sektor rinci guna memudahkan pengawasan dan pengelolaan penonton.

Selain pengamanan di lokasi, polisi juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap aktivitas ilegal sebelum dan sesudah konser. Sasaran utama penindakan meliputi penggunaan program makro saat penjualan tiket, gangguan server, serta pelanggaran Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi.

Penipuan terkait tiket dan pemesanan akomodasi juga menjadi fokus pengawasan ketat aparat. Langkah ini dilakukan untuk melindungi penggemar dari kerugian finansial menjelang konser berskala besar tersebut.

Kepolisian turut meningkatkan kesiapan menghadapi potensi kejahatan di lokasi acara. “Untuk mengantisipasi kemungkinan insiden serius seperti penyerangan, kerusuhan, penggunaan senjata, dan terorisme pada hari acara, 13 unit kejahatan kekerasan dari sembilan kantor polisi akan ditugaskan,” kata Park Jeong Bo.

Ia menambahkan bahwa pasukan khusus kepolisian akan dikerahkan lebih awal. “Unit pasukan khusus kepolisian juga akan dikerahkan sebelumnya untuk melakukan kegiatan pencegahan dan penindakan,” lanjutnya.

BTS. [Instagram]BTS. [Instagram]

Di sisi lain, pihak penyelenggara telah mengamankan lebih dari 3.500 petugas keamanan internal. Park Jeong Bo menjelaskan bahwa meskipun penyelenggara bertanggung jawab atas penonton pemegang tiket, jumlah petugas keamanan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, dengan dukungan penuh dari kepolisian.

BTS sendiri akan tampil sebagai grup lengkap dalam BTS Comeback Live: ARIRANG pada 21 Maret pukul 20.00 waktu setempat. Penampilan ini akan disiarkan secara langsung melalui Netflix ke lebih dari 190 negara dan wilayah di dunia.

Tak hanya konser, BTS juga akan menggelar BTS THE CITY ARIRANG SEOUL mulai 20 Maret hingga 12 April. Program ini menghadirkan konten pengalaman yang memadukan musik dan media, dengan instalasi yang menyatu dengan lanskap kota di berbagai titik Seoul.

Tag BTS Comeback BTS