Gosip

Ada Pergerakan Farhan Gunawan dari Smartwatch, Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 Selamat?

20 Januari 2026 | 09:20 WIB
Ada Pergerakan Farhan Gunawan dari Smartwatch, Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 Selamat?
Farhan Gunawan, Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 belum ditemukan. LinkedIn dan Instagram

 

rb-1

Keluarga dari Farhan Gunawan, Co-pilot pesawat ATR 42-500 yang jatuh pada Sabtu (17/1/2026) buka suara. Pihak keluarga berharap bahwa sang Co-Pilot masih hidup, karena adanya pergerakan yang terpantau dari smartwatch yang dikenakan Farhan.

Pitri Keandedes Hasibuan (30), buka suara atas penemuan terbaru mengenai jejak Farhan Gunawan, Co-Pilot pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Pitri adalah kakak dari Dian Mulyana Hasibuan yang merupakan kekasih Farhan.

Baca Juga: Pilu! Kondisi Korban Banjir Aceh Tamiang yang Ditemukan Tergeletak di Area Berlumpur Setelah Hilang 3 Hari

rb-2

Dengan berurai air mata, kakak Dian mengungkap adanya pergerakan langkah kaki yang diduga berasal dari Farhan. Kronologi temuan pergerakan Farhan bermula dari penemuan Handphone milik Co-Pilot tersebut.

Handphone Farhan Gunawan berhasil ditemukan tim SAR di Gunung Bulusaraung, di hutan sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Handphone tersebut kemudian diserahkan kepada keluarga.

Baca Juga: Berparas Cantik, Siapa Sangka Aurelie Moeremans Pernah Jadi Korban Bully, Begini Pengakuannya!

Kini handphone itu berada di tangan Dian, yang masih berusaha mencari keberadaan sang kekasih. Dian masih berharap kekasihnya tersebut dapat ditemukan dalam kondisi hidup.

"Saya saudaranya Farhan dari adik saya namanya Dian, adik saya adalah pacarnya Farhan. Mereka udah pacaran 5 tahun, maksud saya memberikan video ini adalah adik saya tidak mampu untuk diwawancarai ke media karena dia lagi syok dan sekarang lagi berjuang nyari Farhan," ungkap Pitri Keandedes Hasibuan, dalam video yang diunggah akun Instagram @pembasmii.kehaluan.

Pitri mengungkapkan bahwa handphone Farhan yang kini dipegang oleh sang adik, terhubung dengan smartwatch yang dipakai oleh sang Co-Pilot.

Kakak Dari Kekasih Farhan Gunawan Ungkap Pergerakan Sang Co Pilot Setelah Pesawat Atr 42 500 Jatuh [sumber: Instagram Pembasmii Kehaluan]Kakak Dari Kekasih Farhan Gunawan Ungkap Pergerakan Sang Co Pilot Setelah Pesawat Atr 42 500 Jatuh [sumber: Instagram Pembasmii Kehaluan]

"Jadi saya minta tolong ke media bahwa pesawat jatuh tanggal 17, terus tanggal 18 dilakukan pencarian dan HP Farhan ada dapat, HP-nya dapat di hutan, terus HP-nya sekarang udah dipegang sama adik saya. Nah, HP dia itu terhubung ke smartwatch-nya," tuturnya.

Ajaibnya, dari handphone yang terhubung dengan jam tangan pintar itu, terpantau pergerakan langkah kaki dari orang yang diduga Farhan. Langkah kaki itupun terlihat terus bertambah hingga Minggu (18/1/2026) malam.

"Terus dicek smartwatch-nya itu ternyata ada pergerakan langkah kaki Farhan. Dari pagi jam 6 ada beberapa langkah, terus ditambah lagi jam 10, sampai malam juga ada. Saya lupa jamnya berapa aja," jelas Pitri.

"Intinya pergerakan langkah kakinya itu makin lama makin bertambah dan ini hari ketiganya di hutan," tambahnya.

Farhan Gunawan Co Pilot Pesawat Atr 42 500 Belum Ditemukan sumber: Linkedin]Farhan Gunawan Co Pilot Pesawat Atr 42 500 Belum Ditemukan sumber: Linkedin]

Dengan secercah harapan bahwa Farhan Gunawan masih hidup, Pitri pun memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan lebih banyak tim pencarian. Hal ini lantaran sudah hari ketiga Farhan diduga masih berada di dalam hutan.

"Jadi tolong kepada Bapak Prabowo atau siapapun menteri-menteri di sana yang bisa ngasih bantuan, tolong turunkan Tim SAR lebih banyak lagi pak, sekaligus sama helikopter atau apalah pak yang bisa nyari dia ke hutan sana pak. Saya mohon sekali," urainya sambil menangis.

Dikabarkan sebelumnya, pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dengan rute Yogyakarta - Makassar, tiba-tiba hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) siang. Pesawat hilang kontak saat proses pendekatan ke Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 12.23 WITA.

Komunikasi pilot ATR 42-500 dengan ATC mendadak terputus saat pesawat melintasi wilayah Leang Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Tim SAR menemukan titik terang keberadaan pesawat setelah ditemukannya serpihan badan pesawat di puncak Gunung Bulusaraung.

Hingga saat ini, tim SAR masih melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Tag Co-Pilot Farhan Gunawan Pesawat ATR 42-500 sulsel hilang kontak evakuasi korban selamat