Viral Kabar Roberto Carlos Meninggal Dunia, Sakit Apa?
Jagat media sosial, khususnya TikTok, sempat diguncang kabar duka yang mengejutkan pada Selasa (4/2/2026). Poster-poster bergambar Roberto Carlos dengan tulisan "RIP Roberto Carlos 1973-2026" membanjiri For You Page (FYP) pengguna, memicu gelombang dukacita dan kehebohan di kalangan penggemar sepak bola global.
Usut punya usut, kabar tersebut ternyata hoax belaka. Sang legenda sepak bola Brasil itu memang tengah menjadi sorotan usai mengonfirmasi dirinya baru saja menjalani prosedur medis jantung. Namun, kabar baiknya, kondisinya stabil dan dalam tahap pemulihan.
Melalui unggahan di akun media sosialnya, Roberto Carlos (52 tahun) dengan tegas membantah kabar yang beredar. Ia membagikan foto dirinya tersenyum dari rumah sakit, lengkap dengan alat monitor, sembari memberikan penjelasan.
Baca Juga: Link Bocil Block Blast Zoom Viral, Seperti Apa Isinya?
"Saya tidak mengalami serangan jantung. Prosedur medis ini berjalan dengan baik, dan saat ini saya sedang dalam tahap pemulihan. Saya berharap bisa segera kembali beraktivitas secara normal,” tulis mantan bek kiri fenomenal tersebut.
Roberto Carlos diberitakan meninggal dunia, namun ternyata hoax. [TikTok]
Baca Juga: Kelakuan Ibu Muda Ini Bikin Elus Dada, Sebut Belum Pernah Nikah dan Tak Mau Akui Anak
Menurut keterangan resmi dari Rumah Sakit Vila Nova Star, Sao Paulo, prosedur yang dijalani Roberto Carlos adalah angioplasti koroner. Tindakan minimal invasif ini dilakukan setelah pemeriksaan awal menemukan adanya penyumbatan pada pembuluh darah jantungnya.
"Berdasarkan evaluasi medis, tim dokter merekomendasikan tindakan tersebut sebagai langkah pencegahan. Prosedur berhasil dilakukan pada hari yang sama tanpa komplikasi," bunyi pernyataan rumah sakit.
Saat ini, Roberto Carlos masih menjalani observasi di unit perawatan intensif sesuai protokol standar, meski kondisinya telah dinyatakan stabil dan terkendali.
Roberto Carlos usai menjalani operasi jantung. [TikTok]
Roberto Carlos menekankan bahwa prosedur ini telah direncanakan jauh hari sebagai bagian dari komitmennya terhadap kesehatan jangka panjang. Sebagai Duta Besar Real Madrid, ia mengapresiasi semua dukungan dan doa yang mengalir dari penggemar di seluruh dunia.
"Sebagai bentuk transparansi, saya tegaskan ini adalah langkah pencegahan. Terima kasih atas semua perhatian dan kasih sayang," tambahnya.
Kini, pria yang terkenal dengan tendangan geledeknya yang mematikan dan perannya dalam kemenangan Piala Dunia 2002 bersama Brasil itu, fokus pada masa pemulihan sebelum kembali aktif dalam berbagai aktivitas profesional dan pribadinya.
Kabarnya, kabar hoax "meninggal dunia" tersebut kemungkinan besar muncul akibat kesimpulan yang tergesa-gesa dari berita soal operasi jantung yang ia jalani. Insiden ini kembali mengingatkan netizen akan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, terutama dari sumber yang tidak jelas.