Ngeri! Valen DA7 Sempat Jadi Korban Rasisme Saat Disambut Gubernur Jatim di Surabaya
Kepulangan Runner-up Dangdut Academy (DA) 7 Indosiar, Achmad Valen Akbar, atau yang akrab disapa Valen, memang sangat ditunggu oleh para penggemarnya di seluruh Jawa Timur, khususnya di tanah kelahirannya, Pamekasan, Madura, Jawa Timur (Jatim).
Bahkan, sebagaimana diketahui bersama, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sudah menyiapkan penyambutan khusus untuk Valen yang saat itu pulang dengan didampingi oleh juara ke-5 DA7, Mila Nurwanti asal Bogor, Jawa Barat (Jabar).
Namun ada satu hal yang tidak diketahui publik saat Gubernur Jatim menyambut kedatangan Valen di Surabaya pada Kamis (1/1/2026).
Di saat yang sama, ternyata ada segelintir orang yang yang tidak suka dengan penyambutan Gubernur Jatim pada Valen dan Mila.
Beberapa orang itu meluapkan kekecewaan mereka di media sosial dengan kata-kata yang tidak pantas.
Dengan kata lain, kala itu, Valen sempat menjadi korban rasisme di media sosial yang mencatut nama sukunya.
Valen Saat Duet Dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa [Tiktok]
Selain itu, orang-orang tersebut juga mendiskriminasikan bakat serta profesi Valen sebagai artis penyanyi dangdut.
"C*k, kamu baru menang akademi aja udah kayak gini, C*k. Atlet yang menang sampai luar biasa lo biasa aja. Lagian kayak gini kah ternyata kerjaannya Gubernur Jatim, gak berguna," hujat salah seorang netizen pada Valen yang aslinya menggunakan Bahasa Jawa kasar.
"Orang Madura, rumahnya di Madura, tapi jumpa fans di Surabaya," celetuk netizen lainnya yang juga menggunakan Bahasa Jawa.
"Min, hapus aja postingan soal Valen ini. Sekarang aku lagi makan, rasanya mau muntah," ujar netizen yang lain lagi masih dalam Bahasa Jawa.
Baca Juga: Lucu Tapi Bikin Baper! Ini 3 Momen Mila dan Valen Plesetkan Lirik Lagu saat Konser
Hujatan Hujatan Rasisme Untuk Valen Da7 [Tiktok]
"Tau kan kenapa SDM sini ga maju? Yang di banggakan dangdut Bgsdš," seloroh seorang warganet.
"Valen itu siapa sih? Wajahnya aja kayak pembantu," lagi-lagi hujatan dari warganet dalam Bahasa Jawa.
"Gubernur Jatim ternyata kampungan dan norak,... benar-benar menjijikkan," hujatan lain dari warganet satunya yang tetap menggunakan Bahasa Jawa.
Diketahui, setelah dijamu oleh Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Valen dan Mila lanjut ke tanah kelahiran Valen di Pamekasan untuk konser penyambutan mereka berdua.