Film

Misteri Pemilik LK21 dan IndoXXI yang Kasih Tontonan 'Gratis', Cuan Miliaran per Bulan

02 Maret 2026 | 20:31 WIB
Misteri Pemilik LK21 dan IndoXXI yang Kasih Tontonan 'Gratis', Cuan Miliaran per Bulan
Nonton film gratis di LK21 dan IndoXXI berisiko. [LK21]

Situs streaming film ilegal seperti LK21 dan IndoXXI hingga kini masih bisa diakses dengan mudah. Padahal, keduanya sudah lama menjadi sorotan karena menyediakan tontonan gratis tanpa izin resmi dari pemegang hak cipta.

rb-1

Di balik kemudahan menonton film gratis, tersimpan pelanggaran hak cipta yang merugikan industri kreatif. Tidak ada royalti yang dibayarkan kepada pemilik resmi karya, sementara film tetap ditayangkan dan diunduh secara bebas.

Pemerintah sebenarnya sudah berulang kali melakukan pemblokiran. Pada 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatika yang kini dikenal sebagai Komdigi mengumumkan rencana pemblokiran terhadap IndoXXI dan LK21 karena menyediakan layanan streaming dan download film ilegal.

Baca Juga: Bukan Hoaks, Nonton LK21 dan IndoXXI Bisa Bikin HP Kamu Diretas!

rb-2

Nonton Lk21.Nonton Lk21.

Langkah tersebut juga mendapat dukungan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pihak kepolisian menyatakan akan berkoordinasi untuk memeriksa dua situs tersebut sebagai bagian dari penegakan hukum.

Namun, hingga kini nama LK21 dan IndoXXI tetap bermunculan dengan domain baru. Hal ini memunculkan tanda tanya besar di publik: Siapa sebenarnya sosok di balik layar yang mengendalikan jaringan streaming ilegal ini?

Baca Juga: LK21 dan IndoXXI: Kenikmatan Gratis yang Bisa Berujung Petaka

Penelusuran identitas pemilik situs di dunia maya nyaris tidak membuahkan hasil. Bahkan teknologi kecerdasan buatan ikut dimanfaatkan untuk mencari jawaban.

“Sampai saat ini tidak ada informasi resmi yang jelas tentang siapa individu atau organisasi yang sebenarnya menjadi otak di balik jaringan streaming ilegal seperti LK21 (LayarKaca21) di mana film-film berhak cipta ditayangkan tanpa izin,” demikian jawab ChatGPT.

Menariknya, pada 2019 IndoXXI sempat memasang pengumuman resmi penutupan. Saat itu, Menkominfo Johnny G Plate juga mengapresiasi keputusan tersebut. 

"Sangat berat tapi harus dilakukan, terima kasih kepada seluruh penonton setia kami, terhitung sejak tanggal 1 Januari 2020 kami akan menghentikan penayangan film di website ini demi mendukung dan memajukan industri kreatif tanah air, semoga ke depannya akan menjadi lebih baik. Salam, INDOXXI."

Logo Indoxxi (Instagram)Logo Indoxxi (Instagram)

Di balik misteri identitas tersebut, tersimpan potensi perputaran uang yang fantastis. Laporan White Bullet yang dikutip pada 2022 menyebut pendapatan iklan tahunan dari layanan streaming ilegal global mencapai 1,34 miliar dolar AS atau sekitar Rp19,2 triliun per tahun. 

Bahkan berdasarkan analisis trafik Alexa pada 2017, kunjungan ke LK21 disebut mencapai 8 juta per hari; jika diasumsikan nilai iklan Rp10 per klik, potensi pendapatan bisa menyentuh Rp80 juta per hari atau Rp2,4 miliar per bulan—tanpa satu rupiah pun mengalir ke pemegang hak cipta.

Tag LK21 Layarkaca21 Indoxxi Streaming ilegal