Gosip

Link Parera 11 Menit Videy Dicari, VCS Panas dengan Sultan

17 Januari 2026 | 21:00 WIB
Link Parera 11 Menit Videy Dicari, VCS Panas dengan Sultan
Link Parera Videy. [X]

Linimasa media sosial X (Twitter) kembali terguncang oleh gelombang penyebaran konten dewasa ilegal. Kali ini, pusat badai adalah konten yang diklaim melibatkan TikToker bernama Parera, yang ditawarkan secara massal oleh berbagai akun gelap.

rb-1

Fenomena ini memicu penelusuran viral masif dengan kata kunci seperti "parera viral videy" dan "parera viral telegram", yang justru menjadi pintu masuk bagi pengguna penasaran ke dalam jaringan eksploitasi tersebut.

Narasi yang digunakan oleh para penyebar konten ini seragam dan provokatif, seperti "Selebgram tiktoker parera korban k*ncil sultan Malay yang lagi viral", "Parera 11 menit blunder Sultan malay", dan variasinya.

Baca Juga: Inilah Parera, Sosok Cantik di Balik Video Call Viral 11 Menit bersama Sultan Malaysia

rb-2

Judul-judul ini sengaja dirancang untuk menarik klik dan memancing rasa ingin tahu, sekaligus mengarahkan traffic ke saluran-saluran penjualan ilegal.

Link yang beredar di X mengarahkan pada video yang memperlihatkan adegan video call dewasa antara seorang perempuan berkacamata yang diklaim sebagai Parera dengan seorang pria yang dijuluki "Sultan Malay". Hal ini menguatkan spekulasi awal yang menyebut keterlibatan figur "Sultan" dalam sejumlah video viral serupa sebelumnya.

Baca Juga: Biodata dan Agama Parera, Korban Sultan Malaysia yang VCS-nya Tersebar

Parera videy, link yang diburu netizen. [TikTok]Parera videy, link yang diburu netizen. [TikTok]

Yang lebih mengkhawatirkan, "Sultan Malay" ini disebut-sebut bukan nama baru dalam dunia eksploitasi konten ilegal. Ia diduga telah "memakan sejumlah korban" lain, yakni TikToker atau selebgram yang juga menawarkan jasa video call dewasa berbayar.

Modus operandi yang terungkap mirip. Sang "Sultan" dikabarkan mengiming-imingi para korban dengan sejumlah besar uang untuk melakukan video call dewasa bersamanya.

Namun, sesi yang seharusnya privat itu diam-diam direkam tanpa sepengetahuan korban.

Rekaman ilegal itu kemudian tidak disebarkan sendiri oleh "Sultan Malay", melainkan disalurkan ke jaringan penjual konten dewasa. Para penjual inilah yang kemudian gencar memasarkan "barang dagangan" tersebut.

Parera videy, link yang diburu netizen. [TikTok]Parera videy, link yang diburu netizen. [TikTok]

Platform seperti Grup-Grup Telegram Rahasia, akun-akun bayangan di X, dan penyimpanan cloud seperti Terabox menjadi sarana distribusi utama. Mereka menawarkan berbagai paket berbayar, mulai dari pembelian satuan, langganan, hingga akses ke grup VIP yang menjanjikan kumpulan konten eksklusif.

Fenomena pencarian "parera viral telegram" menunjukkan betapa mudahnya akses ke konten eksploitasi ini ditemukan oleh publik. Para penjual memanfaatkan viralitas nama korban untuk meningkatkan penjualan, memperparah trauma yang dialami korban dan memperluas penyebaran materi ilegal.

Kasus ini kembali menyoroti kerentanan pekerja di industri kreatif digital terhadap eksploitasi, serta kompleksnya jaringan kejahatan siber yang memanfaatkan konten intimate untuk keuntungan finansial. 

Tag Parera videy VCS