Karakter di Broken Strings Ditebak-tebak Netizen, Aurelie Moeremans Beri Peringatan
Aktris Aurelie Moeremans kembali angkat bicara mengenai memoar yang ditulisnya berjudul Broken Strings. Melalui akun Threads pribadinya, Aurelie secara tegas meminta publik untuk tidak melakukan perundungan atau menyerang pihak tertentu yang diduga sebagai karakter dalam buku tersebut.
Aurelie menekankan agar pembaca tidak berspekulasi secara berlebihan, apalagi sampai menuding dan meninggalkan komentar negatif kepada orang-orang yang dikaitkan dengan isi memoarnya. Menurutnya, banyak asumsi yang beredar di masyarakat belum tentu benar dan justru membuatnya tidak nyaman.
“Please.. Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings. Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan. Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar dan jujur aku gak enak bacanya,” tulis Aurelie Moeremans pada Jumat (16/1).
Baca Juga: Pesan Aurelie Moeremans Usai Broken Strings Viral, Minta Tak Serang Artis Lain
Ia menegaskan bahwa fokus utama dari memoar tersebut bukanlah untuk mengungkap identitas orang-orang di dunia nyata, apalagi untuk menghakimi atau mengeroyok pihak tertentu. Aurelie menilai esensi cerita yang ia bagikan adalah pengalaman pribadi, luka batin, serta proses penyembuhan yang ia jalani.
Aurelie Moeremans Sumber Instagram Aurelie
“Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa-siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok. Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur,” lanjutnya.
Baca Juga: Cinta Laura Puji Aurelie Moeremans yang Berani Speak Up Usai Jadi Korban Child Grooming!
Lebih lanjut, istri dari Tyler Bigenho itu menegaskan bahwa dirinya tidak ingin bertanggung jawab apabila ada pihak yang merasa atau mengklaim dirinya sebagai salah satu karakter dalam Broken Strings. Aurelie menyebut bahwa hal tersebut merupakan urusan masing-masing individu.
“Kalau ada orang yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan masing-masing ya, kalian bebas berpendapat soal itu. Tapi kalau hanya menebak-nebak dan lalu menyerang, plis jangan,” tulisnya.
Aurelie menekankan bahwa penulisan buku tersebut bukan dimaksudkan untuk menciptakan target baru untuk dibully. Ia justru berharap memoarnya dapat membuka mata publik, meningkatkan kesadaran, serta membantu orang-orang yang pernah mengalami situasi serupa dengan dirinya.
“Aku nulis buku ini bukan untuk menciptakan target baru buat dibully. Aku nulis karena ingin membuka mata, member awareness, dan semoga bisa membantu orang lain yang pernah berada di posisi yang sama. Let's keep this space kind, aman, dan penuh empati,” sambungnya.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan munculnya aktor Roby Trimonti yang melakukan klarifikasi kepada media setelah namanya dicurigai sebagai sosok Bobby, salah satu karakter dalam Broken Strings. Dalam buku tersebut, Bobby diceritakan sebagai pelaku child grooming terhadap Aurelie.
Roby Tremonti Dan Aurelie Moeremans Instagram Aurelie Dan Robytremonti
Usai namanya dikaitkan dengan karakter tersebut, Roby muncul ke publik untuk membantah tudingan tersebut. Ia bahkan sempat memamerkan foto pernikahannya dengan Aurelie Moeremans sebagai bagian dari klarifikasi.
Namun, klarifikasi yang disampaikan Roby justru menuai beragam reaksi dari warganet. Alih-alih meredam isu, banyak netizen menjadikan klarifikasi tersebut sebagai bahan ledekan. Tak sedikit pula yang membuat konten video bernada humor dari pernyataan Roby yang beredar di media sosial.
Hingga kini, Aurelie Moeremans kembali menegaskan harapannya agar publik dapat bersikap lebih bijak, berempati, dan tidak melakukan perundungan terhadap siapa pun terkait isi memoar Broken Strings.